Ditolak Italia, Konser Kanye West di Reggio Emilia Dibatalkan Demi Keamanan
Minggu, 31 Mei 2026, 09:57 WIBKonser Kanye West dan Travis Scott yang dijadwalkan digelar pada 17 dan 18 Juli di Rcf Arena di Reggio Emilia, Italia resmi dibatalkan.
Menurut Euronews, pejabat setempat, Salvatore Angieri, mengambil keputusan tersebut dengan alasan ketertiban dan keamanan publik.
Langkah tersebut diadopsi setelah komite provinsi bertemu pada tanggal 25 Mei, sebagai tanggapan atas permintaan yang diajukan oleh kelompok konsumen Codacons dan komunitas Yahudi Modena dan Reggio Emilia.
Larangan tersebut mencakup kedua acara yang berlangsung berturut-turut di Festival Pulse of Gaia. Tempat tersebut memiliki kapasitas 103.000 penonton, dan kerumunan besar yang diperkirakan akan hadir dalam waktu dua puluh empat jam mendorong pihak berwenang untuk membatalkan pertunjukan guna menghindari risiko nyata terjadinya aksi protes tandingan.
Pembatalan di Italia menambah daftar panjang tanggal konser yang dibatalkan dalam tur Eropa Kanye West. Konser lain yang sebelumnya diumumkan di negara-negara seperti Prancis dan Polandia juga dibatalkan karena pernyataan masa lalu sang artis, yang memuji Adolf Hitler sebelum meminta maaf dan menyangkal bahwa ia adalah seorang Nazi atau anti-Semit.
Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez, telah menegaskan tekadnya untuk melarang konser rapper tersebut yang dijadwalkan pada 11 Juni di Marseille.
Di Italia, pemimpin Azione, Carlo Calenda, mengajukan pertanyaan parlemen yang menyerukan kepada menteri dalam negeri dan luar negeri untuk menolak visa penyanyi tersebut justru karena pandangan anti-Semitnya.
Situasi di Inggris juga sama tegangnya, yang berpuncak pada perselisihan yang semakin memanas selama musim semi. Pada tanggal 7 April, pemerintah Inggris mengumumkan larangan masuk bagi rapper AS tersebut, yang memblokir serangkaian konser yang direncanakan untuk pertengahan Juli.
Dalam iklim yang sangat tegang ini, penyelenggara festival Inggris mencoba membela penyanyi tersebut, yang semakin memicu perdebatan publik. Menanggapi pembatasan ini dan kritik yang dihadapinya, Kanye West secara terbuka membalas untuk menegaskan posisinya dan menantang keputusan yang diambil oleh otoritas Inggris.
Terlepas dari banyaknya larangan, rapper tersebut tetap melanjutkan beberapa jadwal tur yang telah dikonfirmasi. Pada hari Jumat, West tiba di Istanbul untuk konser yang sangat dinantikan di Stadion Olimpiade Ataturk, menandai kembalinya dia ke panggung Eropa setelah sebelas tahun. Konser di Turki ini satu-satunya pertunjukannya di negara tersebut.
Dalam beberapa minggu mendatang, program musim panasnya juga akan membawanya tampil di Georgia, Spanyol, Belanda, dan Albania.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Debit Sungai Ogan Berada pada Level Waspada
-
Makna ‘Naked Dress’ Bianca Censori di Grammy Awards, Gaya Terkini atau produk Misogini?
-
OJK Diminta Hapus Aturan Penagihan Utang Gunakan Jasa Debt Collector, Anggota DPR: Banyak Tindak Pidananya!
-
Kanye West-Bianca Censori Berpisah, Sumber: Istrinya Sudah Muak
-
Banjir, Longsor, dan Gempa Belum Reda, Gubernur Sumut Perpanjang Status Darurat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.