Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
📅 Jumat, 29 Mei 2026, 06:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMusim lalu, Luis Enrique sukses menyingkirkan Arsenal pada semifinal Liga Champions.
Obsesi Membawa Klub ke Puncak
Sebagai pelatih, Arteta dan Luis Enrique memiliki kesamaan lain: mereka datang ke klub yang haus sukses dan membangun ulang fondasi tim.
PSG memang mendominasi kompetisi domestik Prancis selama bertahun-tahun, tetapi selalu gagal mewujudkan ambisi menjuarai Liga Champions hingga Luis Enrique datang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan skuad muda yang lapar gelar, PSG tampil luar biasa dan menghancurkan Inter Milan di final musim lalu untuk meraih trofi Liga Champions pertama mereka.
“Dia pelatih fantastis, pelatih terbaik di dunia, sekaligus pribadi yang luar biasa,” kata Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi.
Itu menjadi gelar Liga Champions kedua Luis Enrique setelah sebelumnya membawa Barcelona juara pada 2015.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arteta sendiri memuji “aura” yang dimiliki kompatriotnya itu.
“Cara dia menyampaikan pesan, keyakinannya terhadap apa yang dilakukan, dan bagaimana dia tetap teguh pada prinsipnya adalah kekuatan luar biasa,” kata Arteta kepada UEFA.
Mantan gelandang PSG David Beckham bahkan mengungkap bahwa Nasser Al-Khelaifi pernah bercerita Luis Enrique hampir tidur setiap malam di pusat latihan PSG pada musim pertamanya karena terlalu terobsesi membangun tim.
Dedikasi serupa juga terlihat pada Arteta.
Sejak ditunjuk menangani Arsenal pada Desember 2019 ketika klub berada di posisi ke-10 Liga Inggris, Arteta perlahan membangkitkan kembali kejayaan The Gunners.
Musim ini, Arsenal akhirnya mengakhiri penantian 22 tahun untuk meraih gelar liga dan kembali tampil di final Liga Champions setelah absen selama dua dekade.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!