Flag Football Indonesia Didorong Masuk Panggung Olahraga Nasional dan Internasional
📅 Senin, 25 Mei 2026, 17:52 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Asosiasi American Football Indonesia (AAFI) melakukan pertemuan dengan Ketua Sultan B. Najamudin di Kantor DPD RI, Jakarta, guna memperkuat pengembangan olahraga flag football di berbagai daerah di Indonesia.Pertemuan ini turut dihadiri atlet nasional flag football Galih Gibran serta Kepala Bidang Pembentukan Tim Nasional AAFI, Afie Panigoro.
Dalam kesempatan itu, AAFI memaparkan perkembangan komunitas flag football di sejumlah wilayah sekaligus meminta arahan terkait penguatan pembinaan daerah dan pembentukan cabang organisasi di tingkat provinsi. Langkah tersebut menjadi bagian dari visi jangka panjang AAFI dalam membangun ekosistem flag football nasional yang lebih terstruktur dan inklusif. Organisasi itu juga menargetkan penguatan pembinaan atlet menuju pengakuan organisasi olahraga secara nasional serta dukungan dari KONI Pusat di masa mendatang.
Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, mengapresiasi perkembangan flag football yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda. Menurutnya Flag football merupakan olahraga yang menarik, inklusif, dan memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.
“Tentu ini menjadi hal positif yang perlu mendapatkan dukungan, pembinaan, dan kolaborasi dari berbagai pihak agar dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar Sultan melalui siaran pers pada hari Senin (25/5).
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dan komunitas dalam membangun olahraga baru agar mampu berkembang secara berkelanjutan dan membuka peluang prestasi di tingkat internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Afie Panigoro mengatakan AAFI terus mendorong pengembangan komunitas dan pembentukan cabang di berbagai daerah sebagai fondasi penguatan olahraga flag football nasional. Pihaknya melihat pertumbuhan komunitas flag football di berbagai daerah berkembang cukup positif.
“Karena itu, kami berharap dapat terus mendapatkan arahan dan dukungan dari berbagai pihak untuk memperkuat pembinaan, memperluas partisipasi anak muda, serta membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Afie, pengembangan flag football Indonesia tidak hanya diarahkan menuju Olimpiade Los Angeles 2028, tetapi juga agar cabang olahraga tersebut dapat dipertandingkan di ajang nasional dan regional seperti PON, SEA Games, hingga Asian Games pada masa mendatang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Optimisme serupa disampaikan Galih Gibran. Ia menilai antusiasme komunitas flag football di berbagai daerah di Indonesia menjadi modal besar bagi perkembangan olahraga tersebut. Ia menjumpai semangat dan antusiasme komunitas flag football di berbagai daerah di Indonesia luar biasa.
“Dari pengalaman saya melihat perkembangan olahraga ini di Amerika Serikat, potensi pertumbuhan di Indonesia sangat besar, terutama karena banyak anak muda yang tertarik untuk belajar dan berkembang bersama,” kata Galih.
Saat ini, Tim Nasional Flag Football Indonesia juga menunjukkan perkembangan positif di tingkat internasional. Tim nasional putra Indonesia menempati peringkat keempat kawasan Asia-Oceania, sementara tim nasional putri berada di peringkat kelima Asia-Oceania. Indonesia juga mencatat prestasi pada ajang Hero Bowl di Wuhan, Tiongkok, dengan meraih juara pertama kategori co-ed competition atau format pertandingan campuran pria dan wanita.
Sebagai cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Olimpiade Los Angeles 2028, flag football kini mengalami pertumbuhan pesat secara global, termasuk di kawasan Asia. AAFI berharap perkembangan olahraga ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Indonesia untuk berkembang dan berprestasi di tingkat internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!