Tim SAR Gabungan Cari Nelayan Sumbawa yang Hilang di Perairan Pulau Bungin

Minggu, 24 Mei 2026, 17:40 WIB

LOMBOK TENGAH - Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian hari kedua terhadap seorang nelayan bernama Malayoan, asal Dusun Sekatek, Desa Pulau Bungin, Kabupaten Sumbawa, yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (24/5). 

"Pencarian dilakukan dengan menyisir area dari lokasi penemuan sampan hingga ke perairan Pulau Panjang," kata Koordinator Pos SAR Sumbawa Kurais di Mataram, Minggu.

Ket. Foto: Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang di Sumbawa, NTB di Sumbawa, Minggu (24/5). — Sumber: ANTARA/HO-Humas SAR Mataram

Ia mengatakan memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri atas Pos SAR Sumbawa, BPBD Sumbawa, Babinsa, Bhabinkamtibmas Bungin, Polairud Polres Sumbawa, serta nelayan setempat menyisir area dari lokasi penemuan sampan hingga ke perairan Pulau Panjang.

Ia diketahui pergi melaut seorang diri pada Kamis (21/5), keesokan harinya, sampan milik korban ditemukan terombang-ambing di perairan Pulau Bungin.

​"Pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pos SAR Sumbawa, speedboat Polairud Polres Sumbawa dan perahu-perahu nelayan setempat," ujarnya.

​Namun, upaya pencarian yang berlangsung sejak kemarin hingga sore ini belum membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian pada pukul 18.00 WITA dan akan melanjutkan kembali besok pagi.

"Pencarian dilanjutkan besok," katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat atau para nelayan yang melakukan aktivitas agar tetap waspada dan tetap memperhatikan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika terkait kondisi gelombang.

"Kami harapkan warga tetap waspada saat melakukan aktivitas di laut supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.