Alcaraz Absen, Sinner Tersingkir Tragis: Roland Garros 2026 Dipastikan Lahirkan Juara Kejutan!
Jumat, 29 Mei 2026, 02:05 WIBJAKARTA -Â Ambisi petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, untuk melengkapi gelar Career Grand Slam harus kandas secara tragis pada babak kedua turnamen Roland Garros 2026, Kamis (28/5). Petenis unggulan teratas asal Italia tersebut terpaksa mengakui keunggulan wakil Argentina peringkat ke-56 dunia, Juan Manuel Cerundolo, lewat pertarungan lima set dengan skor akhir 3-6, 2-6, 7-5, 6-1, 6-1.
Sinner tampak berada di jalur kemenangan ketika ia unggul 5-1 di set ketiga pertandingan babak kedua, tetapi ia kemudian tampak kesulitan karena kram.
"Ini sulit baginya," kata Cerundolo tentang Sinner setelah pertandingan dikutip dari ATP.
"Saya tidak bisa memenangi lebih dari tiga gim dalam satu set, jadi saya sedikit beruntung."
Sinner dua kali gagal menyelesaikan pertandingan dan juga membutuhkan waktu istirahat medis di luar lapangan pada kedudukan 5-4, 0/40.
Sejak saat itu, Sinner tidak mampu memulihkan kondisi fisiknya, dan Cerundolo memanfaatkan sepenuhnya, merebut 18 dari 20 gim terakhir untuk memastikan kekalahan terbesar musim 2026 sejauh ini.
Petenis Argentina yang berkompetisi sebagai peringkat 56 dunia itu menjadi petenis putra pertama yang menyingkirkan unggulan teratas di turnamen Grand Slam lapangan tanah liat sebelum babak ketiga sejak Karol Kucera pada 2000.
"Dia pantas memenangi pertandingan ini, dan kemudian saya tidak tahu apa yang terjadi. Tapi saya merasa kasihan padanya dan berharap dia pulih," ujar Cerundolo.
Dengan Roland Garros sebagai satu-satunya gelar Grand Slam yang belum ada dalam koleksinya, Sinner bertekad untuk menjadi petenis putra ketujuh yang menyelesaikan Career Grand Slam di era tenis modern atau Open.
Petenis Italia itu juga sedang dalam performa terbaik dalam karirnya dengan 30 kemenangan beruntun, setelah menyapu bersih kelima gelar ATP Masters 1000 pada 2026.
Di Australian Open tahun ini, Sinner mengalami masalah serupa dalam pertandingan babak ketiganya melawan Eliot Spizzirri.
Namun karena aturan cuaca panas turnamen diberlakukan, atap Rod Laver Arena ditutup dan Sinner mampu mengumpulkan kembali kekuatannya dan menutup kemenangan empat set.
Kali ini, tidak ada ruang bagi petenis berusia 24 tahun itu untuk bangkit kembali.
Meskipun kesulitan secara fisik, Sinner mampu menunjukkan kemampuan pukulannya dan melancarkan serangkaian pukulan forehand.
Namun karena pergerakan Sinner yang terhambat, Cerundolo melancarkan pukulan drop shot untuk memanfaatkan keterbatasan fisik lawannya.
Kekalahan itu menambah babak menyakitkan lainnya di Lapangan Philippe-Chatrier bagi Sinner yang tahun lalu kehilangan match point melawan Carlos Alcaraz di final.
Sinner meninggalkan Paris dengan catatan 37-3 pada 2026, menurut indeks menang-kalah ATP.
Sinner dan Alcaraz telah memenangi sembilan gelar Grand Slam terakhir.
Dengan Sinner kini tersingkir dari Roland Garros dan Alcaraz absen karena cedera pergelangan tangan, turnamen utama ini terbuka bagi juara baru untuk muncul untuk pertama kalinya sejak Australian Open pada 2024.
Cerundolo yang lolos ke babak ketiga turnamen Grand Slam untuk pertama kali dalam karirnya, selanjutnya akan menghadapi petenis asal Spanyol Martin Landaluce atau petenis Ceko Vit Kopriva.
- jannik sinner
- juan manuel cerundolo
- roland garros 2026
- career grand slam
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Sinner Mengamuk di Monako,! Hancurkan Humbert 6-0, Takhta Alcaraz Kini di Ujung Tanduk
-
Kelompok Rohingya Kecam Terpilihnya Min Aung Hlaing sebagai Presiden Myanmar
-
Tiga Dapur SPPG di Kaimana Disetop Sementara, BGN Lakukan Evaluasi
-
KAI Jakarta Catat 160 Ribu Tiket Kereta Arus Balik Lebaran Masih Tersedia
-
Menko Ekonomi: Pemerintah Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tetap Lima Hari
-
Gresik Phonska Plus Raih Kemenangan atas Jakarta Pertamina Enduro
-
Sabalenka dan Sinner Kian Dekat dengan “Sunshine Double” di Miami Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.