Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gara-Gara Benda Terbang Ini, Rahasia Populasi Penyu di Kepulauan Derawan Akhirnya Terkuak!

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 17:50 WIB | Oleh:
Gara-Gara Benda Terbang Ini, Rahasia Populasi Penyu di Kepulauan Derawan Akhirnya Terkuak! Doc: ANTARA/ HO-YKAN/Nugroho Arif
Ket. Salah satu penyu di Pulau Derawan yang dilakukan konservasi.

BERAU - Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Pontianak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) memperkuat pemantauan konservasi penyu di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menggunakan teknologi pesawat nirawak (drone).

Kegiatan ini melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltim dan kelompok masyarakat pegiat konservasi, dalam pemantauan populasi penyu di Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya (KKP3K KDPS).

"Pemanfaatan teknologi pesawat nirawak membantu menghasilkan data yang lebih akurat dan efisien untuk mendukung pengelolaan kawasan konservasi," kata Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak-KKP, Syarif Iwan Taruna Alkadrie di Berau, Minggu.

Ia menyebut bahwa dengan dukungan teknologi, pemantauan habitat dan populasi penyu dilakukan secara lebih luas dan detail untuk memperoleh data akurat, bahkan detail di area yang sulit dijangkau dapat diperoleh.

Menurutnya, data yang diperoleh lewat pemanfaatan teknologi ini sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis ilmiah dalam pengelolaan kawasan konservasi.

Melalui survei udara, tim berhasil memetakan habitat penyu di 12 lokasi. Citra udara resolusi tinggi memungkinkan peneliti mengidentifikasi penyu secara visual di perairan dangkal, padang lamun, dan area terumbu karang.

"Dalam survei udara, tim berhasil mengidentifikasi hingga 913 individu penyu di perairan pesisir wilayah KKP3K KDPS," kata Syarif Iwan.

Citra udara yang dihasilkan memiliki tingkat ketelitian tinggi dengan resolusi spasial berkisar antara 1,5 hingga 5 sentimeter. Resolusi ini memungkinkan tim membedakan penyu secara akurat dari objek lain di laut.

Sementara itu, Manajer Senior Perlindungan Laut YKAN, Yusuf Fajariyanto mengatakan keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci penting dalam mendukung konservasi penyu di Berau.

Menurutnya, konservasi penyu tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah atau lembaga konservasi. Peran masyarakat pesisir sangat penting, karena mereka hidup berdampingan langsung dengan habitat penyu.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi pesawat nirawak beresolusi tinggi juga membantu memperoleh data sebaran penyu secara lebih cepat dan akurat di kawasan pesisir yang luas.

"Temuan sebanyak 913 individu penyu di KKP3K KDPS tersebut memperlihatkan bahwa wilayah ini merupakan habitat penting yang perlu terus dijaga bersama," ujar Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Myanmar Dilanda Banjir Mematikan

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Myanmar Dilanda Banjir Mema...
Luar Negeri
Mantan Penguasa Qatar, Hama...
Megapolitan
Lingkungan Sehat Ciptakan K...
Megapolitan
Bekasi Dorong Para Pebisnis...
Megapolitan
Pemprov Ingin Bangun Kopera...
Kemenhub Targetkan Bandara Husein Layani Pesawat Jet Mulai 17 Agustus

Kemenhub Targetkan Bandara Husein Layani Pesawat Jet Mulai 17 Agustus

12 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.