Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Demi Perkuat Konten Lokal, Kemenekraf Jajaki Kolaborasi dengan iQIYI

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 00:13 WIB | Oleh:
Demi Perkuat Konten Lokal, Kemenekraf Jajaki Kolaborasi dengan iQIYI Doc: Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya (tengah)

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menjajaki kerja sama dengan platform hiburan digital asal Tiongkok, iQIYI. Ini untuk memperkuat pengembangan konten lokal Indonesia agar mampu menembus pasar global.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung subsektor film, animasi, video, serta konten digital berbasis cerita lokal.

“Kementerian Ekraf ingin Indonesia menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang bertumpu pada inovasi, kreativitas. Dan kekuatan cerita lokal,” kata Teuku Riefky, Kamis (21/5).

Ia menilai kerja sama dengan platform global dapat membuka peluang lebih luas bagi karya kreatif Indonesia untuk menjangkau pasar internasional. Sekaligus meningkatkan daya saing industri kreatif nasional.

Dalam audiensi bersama iQIYI, kedua pihak membahas pengembangan kapasitas talenta kreatif, distribusi karya ke pasar global, hingga peluang kolaborasi pada ajang World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.

Menurut Teuku Riefky, penguatan industri kreatif nasional perlu dibangun melalui kolaborasi lintas negara dan lintas industri agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar. Tetapi juga produsen konten yang kompetitif secara global.

“Ekonomi kreatif merupakan mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena itu, kerja sama yang dibangun juga diharapkan menghadirkan transfer pengetahuan dan penguatan kualitas storytelling berbasis konten lokal,” ujar dia.

iQIYI sendiri merupakan platform hiburan digital asal Tiongkok yang menyediakan layanan video streaming berbasis film, serial drama, variety show, anime hingga konten orisinal Asia.

Untuk memperluas pasar di Indonesia, iQIYI juga telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah perusahaan lokal, termasuk Maxstream dan Vision+, dalam pengembangan konten lokal.

Senior Managing Director Southeast Asia iQIYI, Dinesh Ratnam, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar dengan basis penonton yang kuat dan talenta kreatif yang terus berkembang.

“Kami ingin menjadi jembatan kolaborasi budaya dan industri dengan menghadirkan lebih banyak produksi lokal serta membuka peluang kerja sama bersama rumah produksi Indonesia,” ucap Dinesh. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Disperindag Babel Pastikan Stok Cabai dan Bawang Cukup

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Disperindag Babel Pastikan ...
Megapolitan
Pagi Ini, PN Jaksel Gelar P...
Ukir Sejarah, Muchova dan Noskova Ciptakan Final Sesama Petenis Ceko di Wimbledon

Ukir Sejarah, Muchova dan Noskova Ciptakan Final Sesama Petenis Ceko di Wimbledon

10 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
IHSG Hari Ini Panen Sentimen Positif
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.