Analog Devices Akuisisi Empower US$1,5 Miliar demi Infrastruktur AI
Kamis, 21 Mei 2026, 17:25 WIBJAKARTA - Analog Devices resmi mengakuisisi perusahaan teknologi manajemen daya Empower Semiconductor dalam transaksi senilai sekitar US$1,5 miliar atau setara lebih dari Rp24 triliun. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang saat ini terus berkembang secara global.
Akuisisi ini menjadi bagian dari strategi Analog Devices dalam memperluas portofolio teknologi daya berkinerja tinggi untuk pusat data AI generasi baru. Perusahaan menilai kebutuhan daya pada sistem komputasi AI modern meningkat pesat seiring berkembangnya model bahasa besar, cloud computing, dan komputasi berkecepatan tinggi.
Empower Semiconductor dikenal sebagai perusahaan pengembang teknologi integrated voltage regulator (IVR) yang berfokus pada efisiensi daya tinggi untuk perangkat komputasi modern. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi energi sekaligus mengurangi ukuran sistem daya pada pusat data AI.
President and CEO Analog Devices, Vincent Roche, mengatakan AI saat ini mendorong perubahan besar dalam kebutuhan arsitektur komputasi global. Karena itu, perusahaan perlu memperkuat inovasi di sektor pengelolaan daya agar sistem AI dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.
"AI menghadirkan perubahan besar terhadap kebutuhan infrastruktur digital dunia. Bersama Empower Semiconductor, kami ingin menghadirkan solusi manajemen daya yang lebih efisien untuk mendukung performa komputasi generasi berikutnya," ujar Vincent Roche dalam keterangannya.
Ia menambahkan efisiensi daya kini menjadi salah satu tantangan utama dalam pengembangan pusat data AI karena konsumsi energi yang terus meningkat. Melalui akuisisi ini, Analog Devices ingin menghadirkan teknologi yang mampu mengurangi kehilangan daya sekaligus meningkatkan performa sistem komputasi.
Sementara itu, CEO Empower Semiconductor Tim Phillips mengatakan integrasi dengan Analog Devices akan mempercepat pengembangan teknologi manajemen daya untuk berbagai sektor industri. Menurutnya, kebutuhan solusi daya efisien kini tidak hanya datang dari sektor AI, tetapi juga otomotif, cloud, hingga perangkat edge computing.
"Bergabung dengan Analog Devices memungkinkan teknologi kami menjangkau lebih banyak pasar dan mempercepat inovasi di sektor daya untuk AI dan komputasi berkinerja tinggi," kata Tim Phillips.
Analog Devices menyebut teknologi dari Empower Semiconductor akan dikombinasikan dengan portofolio perusahaan di bidang semikonduktor, konektivitas, dan edge intelligence. Integrasi tersebut diharapkan menghasilkan solusi daya yang lebih ringkas, cepat, dan hemat energi untuk kebutuhan data center modern.
Industri semikonduktor global saat ini memang tengah mengalami lonjakan investasi seiring meningkatnya kebutuhan teknologi AI. Perusahaan-perusahaan teknologi besar berlomba memperkuat rantai pasok komponen komputasi mulai dari chip AI, sistem pendingin, hingga teknologi manajemen daya untuk mendukung pusat data berkapasitas besar.
Analis industri menilai sektor manajemen daya menjadi salah satu area penting dalam pengembangan AI karena konsumsi listrik pusat data diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Teknologi efisiensi energi dinilai menjadi faktor utama untuk menjaga keberlanjutan industri AI global.
Analog Devices sendiri merupakan perusahaan semikonduktor global yang berbasis di Amerika Serikat dan dikenal melalui pengembangan teknologi pengolahan sinyal, sensor, serta solusi daya untuk berbagai sektor industri. Akuisisi Empower Semiconductor disebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat posisi di industri AI dan komputasi masa depan.
- artificial intelligence (AI)
- semikonduktor
- Industri Semikonduktor
- Industri Teknologi
- Teknologi AI
- Pusat Data AI
- Analog Devices
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
Riset Global: Kredibilitas Jadi Tantangan Utama Merek di Era Jawaban AI
-
Peringati Hardiknas, Gubernur Gorontalo Minta Guru Jangan Sampai Kalah oleh Teknologi AI
-
AI Sebagai "Penyebab Munculnya" Celah Keamanan Siber
-
Realme Siapkan Peluncuran Realme P4 Series, Fokus pada Baterai Besar dan AI Gaming
-
Nurlaela, Guru SD di Jakarta Timur, Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur
-
Swiatek Mundur, Sabalenka Tetap Unggulan Utama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.