Pesisir Pangandaran Dihantam Gempa M 5,3, Tagana Siaga Satu Sisir Pantai!

Kamis, 06 Agu 2026, 00:54 WIB

PANGANDARAN - Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran menyisir wilayah pesisir pantai guna mendeteksi potensi dampak kerusakan pascagempa bumi bermagnitudo 5,3 yang berpusat di Barat Daya Pangandaran, Rabu malam.

Ketua Tagana Pangandaran, Nana Suryana mengatakan, sudah menginstruksikan seluruh jajaran Tagana untuk mendeteksi lebih dini dampak dari guncangan gempa tersebut.

Ket. Foto: Petugas Tagana memantau kondisi pesisir pantai Pelabuhan Pendarahan Ikan Cikidang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (5/8) malam. — Sumber: ANTARA/HO-Tagana Pangandaran

"Semua 'standby' monitor wilayah masing-masing, sementara tidak ada laporan kerusakan," kata Nana.

Berdasarkan informasi dari BMKG bahwa gempa berkekuatan Magnitudo 5.3 berpusat di 79 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 km.

Guncangan gempa tersebut, kata dia, cukup terasa oleh masyarakat di Kabupaten Pangandaran, terutama yang tinggal di pesisir pantai, namun tidak menimbulkan kepanikan yang berlangsung lama.

"Alhadmulillah aman Pangandaran, kondusif, memang terasa cukup besar. Warga memang panik tapi tidak menimbulkan evakuasi mandiri berlebihan," katanya.

Ia menyampaikan, tidak lama setelah gempa, Tagana maupun jajaran dari instansi lainnya melakukan pemantauan yang hasil sementara kondisi di pesisir Pantai Pangandaran terkendali aman.

"Tetap kondusif, masih terkendali, kebetulan Tagana sedang kegiatan di pelabuhan, sekalian memantau," katanya.

Sementara itu, gempa bumi Pangandaran juga dilaporkan dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah tetangga Kabupaten Pangandaran seperti Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, dan Garut, bahkan dirasakan juga guncangannya sampai Kabupaten Bandung.

  • bmkg
  • gempa bumi
  • gempa pangandaran
  • tagana pangandaran

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.