Pemerintah Bantah Tuduhan 'Pintu Uang Kotor', Tegaskan Indonesia Tetap Terikat Standar FATF

Jumat, 26 Jun 2026, 18:05 WIB

JAKARTA – Pemerintah baru-baru ini menegaskan bahwa berbagai aturan baru terkait investasi, termasuk pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), tidak mengurangi komitmen Indonesia dalam memerangi pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai respons atas sejumlah pemberitaan media asing yang menyebut Indonesia berpotensi menjadi tujuan masuknya dana dengan asal-usul yang tidak jelas. Pemerintah menilai anggapan tersebut tidak berdasar karena Indonesia tetap tunduk pada standar internasional dalam pengawasan transaksi keuangan.

Ket. Foto: Sebagai anggota penuh, Indonesia wajib menerapkan sistem Anti-Money Laundering dan Combating the Financing of Terrorism (AML/CFT) secara ketat. — Sumber: Istimewa

Dihimpun dari berbagai sumber, salah satu landasan utamanya adalah keanggotaan Indonesia sebagai anggota penuh Financial Action Task Force (FATF), organisasi internasional yang menetapkan standar global pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme. Sebagai anggota penuh, Indonesia wajib menerapkan sistem Anti-Money Laundering dan Combating the Financing of Terrorism (AML/CFT) secara ketat.

Selain itu, Indonesia juga telah menjalin berbagai perjanjian Mutual Legal Assistance (MLA) dengan sejumlah negara. Kerja sama ini memungkinkan aparat penegak hukum melakukan pelacakan, pembekuan, hingga penyitaan aset hasil kejahatan lintas negara melalui mekanisme hukum internasional.

Pemerintah menegaskan, seluruh investasi yang masuk ke Indonesia tetap harus melalui proses pemeriksaan atau due diligence sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada kebijakan yang memberikan kekebalan terhadap pelaku tindak pidana pencucian uang maupun kejahatan keuangan lainnya.

Dengan status sebagai anggota FATF serta jaringan kerja sama hukum internasional yang terus diperkuat, pemerintah optimistis Indonesia tetap mampu menjaga integritas sistem keuangan sekaligus menciptakan iklim investasi yang aman, transparan, dan dipercaya investor global.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Pemkab Serang Anggap Belum Perlu Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan

Sambut HUT ke-81 RI, Tarif Bus Trans Jateng Didiskon

Maresca Bungkam soal Masa Depan Rodri, Fokus Bawa Manchester City Rebut Trofi Community Shield

Pesepeda Finlay Tarling Meninggal Dunia dalam Balapan Volta a Portugal

Awas ISPA di Tengah Musim Kemarau! Ini Tips Menjaga Kesehatan Pernapasan

Timnas Futsal Indonesia Tak Berdaya di Tangan Klub Asal Spanyol, O Parrulo, 3-5

Laga Uji Coba: Atletico Madrid Taklukkan Marseille 2-1

Ada Gebrakan Pendidikan di Bali! Koster Kumpulkan Kepala Daerah Selaraskan Metode Gasing

Jelang Laga Kompetisi, Pelatih Pieter Huistra Genjot Latihan PSS Sleman

Destinasi Wisata Baru di Tabanan Hadirkan Kuliner dan Galeri 1.000 Artefak Nusantara

Dampak Kemarau di Pontianak Mulai Terasa, Produksi Sayuran Menurun Membuat Harga Naik

Bikin Penasaran! Mengapa Pemkab Serang Belum Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan?

Kabar Baik untuk Pekerja Migran! Kemenkum NTT Perkuat Perlindungan Lewat Posbankum

Semarak HUT RI! Satgas Yonif 511/DY Bagikan Bendera Merah Putih kepada Warga Papua

Terapi Psikososial di Malang Bantu Disabilitas Tingkatkan Kemandirian dan Kepercayaan Diri

Tragedi Volta a Portugal! Pesepeda Inggris Finlay Tarling Meninggal Dunia Saat Balapan

Mengejutkan! Cristian Romero Segera Tinggalkan Tottenham dan Gabung Atletico Madrid

Brighton Kunci Masa Depan Diego Gomez, Kontrak Baru Resmi Diperpanjang!

Borussia Dortmund Tak Sanggup Datangkan El Mala, Ini Kendalanya

Terpilih Jadi Duta GenRe Sulut 2026, Ken Monding-Rachel Dampi Membawa Misi Ini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.