Mengapa Pemain Timnas Spanyol Tidak Pernah Menyanyikan Lagu Kebangsaan?
📅 Rabu, 20 Mei 2026, 07:06 WIB | Oleh: Haryo BronoDalam situasi seperti ini, menentukan lirik lagu kebangsaan menjadi persoalan sensitif. Setiap pilihan kata berpotensi menimbulkan kontroversi politik, terutama jika dianggap terlalu pro-monarki, terlalu nasionalis, atau terlalu mewakili identitas tertentu. Sepanjang sejarahnya, berbagai pemerintahan di Spanyol pernah mencoba menambahkan lirik pada La Marcha Real, tetapi semuanya gagal mencapai konsensus nasional.
Masa Kediktatoran Franco
Salah satu periode paling penting dalam sejarah lagu kebangsaan Spanyol terjadi pada masa diktator Francisco Franco yang memerintah setelah Perang Saudara Spanyol pada 1939. Di bawah rezim Franco, nasionalisme Spanyol dikontrol secara ketat oleh negara. Pemerintah berusaha menciptakan identitas nasional tunggal yang menekan identitas regional seperti Catalan dan Basque.
Pada era ini, La Marcha Real sempat memiliki lirik tidak resmi yang digunakan dalam berbagai acara negara. Salah satu versi paling terkenal ditulis oleh penyair José María Pemán. Lirik tersebut berisi pujian terhadap tanah air, kejayaan bangsa, dan simbol-simbol nasional Spanyol.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, karena lirik itu sangat terkait dengan rezim Franco, setelah Spanyol kembali menjadi negara demokrasi pada akhir 1970-an, lirik tersebut ditinggalkan. Banyak warga Spanyol menganggapnya sebagai simbol era otoritarianisme.
Sejak transisi menuju demokrasi, pemerintah Spanyol memilih mempertahankan lagu kebangsaan tanpa lirik resmi demi menghindari konflik politik baru.
Kontroversi Modern
Sebaiknya Anda baca juga:
Perdebatan tentang lirik lagu kebangsaan belum pernah benar-benar berhenti. Salah satu kontroversi terbesar terjadi pada 2007 ketika Komite Olimpiade Spanyol mengadakan kompetisi nasional untuk mencari lirik baru bagi La Marcha Real.
Tujuannya sederhana: atlet Spanyol sering kali tidak bisa ikut bernyanyi ketika lagu kebangsaan diputar dalam ajang internasional seperti Olimpiade atau Piala Dunia. Banyak pihak merasa Spanyol membutuhkan lirik agar simbol nasionalnya terasa lebih hidup.
Sebuah versi lirik bahkan sempat diumumkan ke publik. Namun reaksi masyarakat sangat negatif. Sebagian menganggap lirik itu terlalu nasionalistis, sebagian lagi menilai kualitas puisinya buruk, sementara kelompok regionalis menganggapnya tidak mewakili keberagaman Spanyol.
Akibat kritik besar-besaran, proyek tersebut akhirnya dibatalkan hanya beberapa hari setelah diumumkan.
Peran dalam Sepak Bola
Keunikan lagu kebangsaan tanpa lirik paling terasa dalam dunia olahraga internasional. Ketika tim nasional Spanyol bertanding di ajang seperti Piala Dunia atau Kejuaraan Eropa, para pemain biasanya hanya berdiri sambil bersenandung mengikuti melodi. Momen ini sering menjadi perhatian media internasional karena tampak berbeda dibanding tim negara lain yang bernyanyi penuh semangat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!