Pesawat Luar Angkasa Uni Eropa-Tiongkok Lepas Landas untuk Misi Mengungkap Badai Matahari
📅 Selasa, 19 Mei 2026, 15:30 WIB | Oleh: Tim PenulisSelama badai geomagnetik terburuk yang pernah tercatat, pada tahun 1859, aurora terang terlihat hingga ke selatan Panama -- dan operator telegraf di seluruh dunia tersengat listrik.
Angin matahari kini juga dapat menimbulkan bahaya bagi satelit yang mengorbit Bumi, serta para astronot yang berlindung di dalam stasiun ruang angkasa.
Mengingat ancaman-ancaman ini, para ilmuwan ingin mempelajari lebih lanjut tentang cuaca luar angkasa, agar dunia dapat lebih baik memprediksi dan mempersiapkan diri menghadapi ledakan besar di masa depan.
Untuk membantu upaya ini, misi SMILE berencana mendeteksi sinar-X yang dipancarkan ketika partikel bermuatan dari Matahari berinteraksi dengan partikel netral di atmosfer atas Bumi.
Sebaiknya Anda baca juga:
SMILE diperkirakan akan mulai mengumpulkan data satu jam setelah diluncurkan ke orbit.
Misi ini dirancang berlangsung selama tiga tahun, tetapi dapat diperpanjang jika semuanya berjalan lancar.
Peluncuran awalnya direncanakan pada 9 April, tetapi ditunda karena masalah teknis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!