Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Tertekan Akibat Rupiah Melemah

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Menurut Fakhrul, langkah cepat dan kredibel dari BI berpotensi membuat rupiah kembali menguat menuju kisaran 16.800 rupiah per dollar AS.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti meminta industri memperkuat strategi mitigasi risiko, salah satunya melalui instrumen lindung nilai atau hedging untuk melindungi arus kas dari fluktuasi kurs.

“Kondisi ini berimbas langsung pada pasar kerja melalui pembengkakan biaya produksi, kenaikan imported inflation, serta turunnya serapan tenaga kerja akibat terhambatnya ekspansi usaha,” kata Esther.

Selain itu, ia mendorong industri mulai mencari pemasok lokal sebagai alternatif bahan baku impor, melakukan efisiensi operasional, dan memperluas penggunaan mekanisme Local Currency Settlement (LCS) dalam perdagangan internasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap dollar AS.

“Semakin banyak perusahaan yang mencoba melakukan pembayaran perdagangan internasional dengan mekanisme Local Currency Settlement atau LCS untuk mengurangi dominasi dan ketergantungan terhadap dollar AS,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.