Raja Setujui Kabinet Baru
📅 Rabu, 01 Apr 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim PenulisBANGKOK – Raja Thailand Maha Vajiralongkorn telah menyetujui jajaran kabinet baru pimpinan Perdana Menteri Anutin Charnvirakul yang menjabat untuk periode kedua, dengan keponakan mantan pemimpin Thaksin Shinawatra yang dipenjara, diangkat menjadi wakil perdana menteri, menurut Lembaran Kerajaan pada Selasa (31/3).
Jabatan-jabatan kabinet, yang sebagian besar diperuntukkan bagi anggota partai Anutin, termasuk enam posisi wakil perdana menteri, salah satunya diberikan kepada Yodchanan Wongsawat, kandidat utama Partai Pheu Thai pimpinan Thaksin dalam pemilihan umum bulan lalu.
Partai Bhumjaithai milik Anutin memenangkan kursi terbanyak di parlemen dalam pemilu 8 Februari, menempatkan kaum konservatif di pucuk pimpinan koalisi pemerintahan baru.
Namun tanpa mayoritas mutlak, Bhumjaithai memilih untuk bersekutu dengan Pheu Thai yang berada di posisi ketiga, partai yang dipimpin oleh miliarder teknologi Thaksin, yang saat ini menjalani hukuman penjara satu tahun karena korupsi.
“Yodchanan, seorang profesor teknik biomedis, juga diangkat menjadi menteri pendidikan tinggi, sains, penelitian, dan informasi,” lapor kantor berita AFP.
Sebaiknya Anda baca juga:
PM Anutin sendiri akan menjalankan tugas ganda yaitu dengan menjabat sebagai menteri dalam negeri.
Anggota Bhumjaithai dan para loyalisnya memegang 32 posisi kabinet, termasuk portofolio ekonomi dan pertahanan, dengan beberapa menteri dari masa jabatan singkat pertama Anutin diangkat kembali.
Menteri Luar Negeri Sihasak Phuangketkeow akan mempertahankan posisinya sebagai diplomat tertinggi Thailand, begitu pula menteri keuangan dan perdagangan dimana ketiganya juga diangkat menjadi wakil perdana menteri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri kehakiman dan menteri pertahanan juga termasuk dalam kubu Bhumjaithai yang promiliter dan promonarki.
Dalam jajaran kabinet yang baru, Partai Pheu Thai mendapatkan jatah sembilan jabatan menteri, termasuk menteri pertanian, tenaga kerja, pendidikan, dan pembangunan sosial.
Pemerintah baru diperkirakan akan menyampaikan arah kebijakan mereka di hadapan parlemen pekan depan, menurut media lokal. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!