Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB: Banjir Landa Tiga Provinsi akibat Hujan Deras 24 Jam Terakhir

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 12:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB: Banjir Landa Tiga Provinsi akibat Hujan Deras 24 Jam Terakhir Doc: ANTARA
Ket. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari memberikan penjelasan terkait mekanisme proses penyaluran bantuan serta pembangunan rumah hunian bagi korban bencana Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, di Jakarta, Senin (30/3/2026).

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan hujan dengan intensitas tinggi dalam 24 jam terakhir telah memicu bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di tiga provinsi, yakni Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (19/5),mengatakan bahwa banjir dari luapan air sungai karena intensitas hujan yang tinggi tersebut mengakibatkan ribuan rumah warga serta fasilitas publik terendam, hingga memaksa sebagian warga mengungsi.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan di Provinsi Sulawesi Tengah, banjir melanda Desa Tuladenggi Pantai, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (18/5). Bencana ini berdampak pada 66 warga serta merendam 66 unit rumah, satu fasilitas kesehatan, satu fasilitas ibadah, dan satu fasilitas umum.

Sementara itu, banjir cukup besar melanda Provinsi Kalimantan Selatan yang tersebar di dua wilayah, yakni Kabupaten Tapin dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Di Tapin, sebanyak 155 unit rumah di Desa Lawahan, Kecamatan Tapin Selatan, terendam banjir yang berdampak pada 589 jiwa.

Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, luapan air merendam tiga wilayah kecamatan dengan dampak kerusakan mencapai 2.489 rumah warga, 12 unit fasilitas ibadah, 13 unit fasilitas pendidikan, dan 15 unit perkantoran, dengan tinggi muka air berkisar antara 10-60 sentimeter.

Sementara di Pulau Jawa, banjir melanda Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, akibat meluapnya air sungai ke permukiman warga di empat wilayah kecamatan.

Tercatat sebanyak 1.363 unit rumah terendam dan berdampak pada 5.139 jiwa, dengan 30 warga di antaranya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.

"Kondisi terkini di Parigi Moutong dan Cirebon dilaporkan banjir sudah mulai berangsur surut. Namun, petugas BPBD di masing-masing daerah terus bersiaga untuk melakukan penanganan darurat, kaji cepat, serta evakuasi warga ke tempat yang aman," kata Abdul Muhari.

Sebaiknya Anda baca juga:

Menyikapi masih tingginya curah hujan, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.

Dalam hal ini masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai diminta rutin memantau ketinggian muka air dan segera melakukan evakuasi mandiri ke jalur yang aman jika hujan lebat terjadi dalam durasi yang lama.

"Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri dan mengetahui jalur evakuasi yang aman," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.