Abang None Cilik 2026 Jadi Ajang Pelestarian Budaya Betawi bagi Generasi Muda Jabodetabek
📅 Selasa, 19 Mei 2026, 18:50 WIB | Oleh: Diapari SJAKARTA — Ajang Pemilihan Abang None (Abnon) Cilik 2026 resmi dibuka sebagai wadah pengembangan minat, bakat, sekaligus pelestarian budaya Betawi bagi generasi muda Jabodetabek sejak usia dini.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Jakalcer Fest di kawasan Ancol ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-499 Kota Jakarta sekaligus HUT ke-50 Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB).
Sejumlah pihak turut mendukung penyelenggaraan acara, di antaranya Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Plaza Kalibata, Forum Jurnalis Betawi, Jakarta Creative, hingga Bens Radio.
Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya percaya diri dan kreatif, tetapi juga memahami serta mencintai budaya Betawi di tengah perkembangan modernisasi kawasan Jabodetabek.
Ketua Umum LKB, H.Beky Mardani, mengatakan Pemilihan Abnon Cilik menjadi salah satu langkah nyata untuk mengenalkan budaya Betawi kepada anak-anak dan remaja melalui pendekatan yang kreatif dan edukatif.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Melalui Abang None Cilik ini kami ingin anak-anak Jabodetabek tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga mengenal akar budayanya sendiri. Budaya Betawi harus terus hidup di tengah perkembangan zaman dan itu dimulai dari generasi mudanya, sekaligus sebagai ajang aplikasi pengenalan budaya betawi yang para siswa terima melalui pelajaran PLBJ (Pembelajaran Lingkungan Budaya Jakarta), yang menjadi muatan lokal di Jakarta," ujar H.Beky, Sabtu (16/5/2026).

Menurut dia, Abnon Cilik bukan sekadar ajang kompetisi semata, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda agar lebih unggul, berani tampil, dan tetap memiliki identitas budaya.
“Lembaga Kebudayaan Betawi memiliki tugas mengedukasi, memberi informasi, sekaligus memberikan ruang kepada generasi muda untuk berpartisipasi dan merasakan langsung kegiatan-kegiatan kebudayaan Betawi,” katanya.
Pemilihan Abnon Cilik 2026 terbuka untuk peserta dari wilayah Jabodetabek dengan tiga kategori usia, yakni kategori A usia 5–8 tahun, kategori B usia 9–12 tahun, dan kategori C usia 13–16 tahun.
Selain menjadi ajang unjuk bakat dan wawasan, para peserta nantinya akan diperkenalkan pada berbagai nilai budaya Betawi, mulai dari tradisi, bahasa, seni pertunjukan, hingga etika pergaulan khas masyarakat Betawi.
Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Eddy Prastiyo, menyambut baik kolaborasi antara Ancol dan LKB dalam menghidupkan kembali tradisi Abnon Cilik di kawasan Pasar Seni Ancol.
“Kami menyambut baik kolaborasi Ancol dan Lembaga Kebudayaan Betawi dalam penyelenggaraan Abnon Cilik di Pasar Seni Ancol. Sebagai kawasan wisata, banyak masyarakat memiliki kenangan di Ancol, terlebih Abnon Cilik sebelumnya telah menjadi ikon yang setiap tahun hadir di Pasar Seni,” kata Eddy.
Ajang Abnon Cilik sendiri pernah menjadi tradisi tahunan di Ancol sejak 1980. Namun kegiatan tersebut sempat vakum sejak 2010 sebelum kembali digelar secara virtual pada Juni 2020 saat pandemi Covid-19 dalam rangka HUT ke-493 Kota Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!