Padang Pariaman Pulihkan Sawah Terdampak Bencana dengan Optimalisasi Lahan

Jumat, 15 Mei 2026, 01:40 WIB

PADANG -- Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menuntaskan perbaikan lahan sawah yang rusak ringan seluas 446 hektare akibat terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah).

‎“Untuk lahan sawah rusak ringan, seluruhnya telah tertangani 100 persen melalui optimalisasi lahan," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang, Kamis.

Ket. Foto: Sejumlah petani di Padang Pariaman, Sumbar menanam padi di sawah. — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Padang Pariaman.

Target penyelesaian Oplah dalam waktu satu bulan, namun Padang Pariaman dapat menyelesaikan selama 23 hari dan langsung dilakukan penanaman serentak di Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung pada Rabu, 13 Mei.

“Alhamdulillah, target yang diberikan selama satu bulan berhasil kita tuntaskan kurang dari satu bulan," katanya.

Ia menyampaikan luas lahan sawah di Padang Pariaman yang mengalami kerusakan akibat bencana tersebut mencapai 1.263,4 hektare. Dari luas lahan tersebut 446 hektare mengalami rusak ringan, rusak sedang 238,25 hektare.

"Sedangkan lahan rusak sedang seluas 238,25 hektare, yang baru dapat ditangani 198 hektare melalui bantuan APBN, sementara sisanya belum memenuhi persyaratan luas minimal hamparan," ujarnya.

Selain mengalami rusak sedang, kata dia sawah di Padang Pariaman juga mengalami rusak berat yang luasnya mencapai 450,7 hektare dan bahkan sekitar 100,5 hektare lainnya hilang akibat terbawa arus sungai.

Bupati mengatakan hingga saat ini lahan sawah kategori rusak berat dan lahan yang hilang akibat abrasi sungai belum mendapatkan alokasi bantuan rehabilitasi maupun penggantian lahan dari pemerintah pusat.

‎Hal serupa, lanjutnya juga terjadi pada lahan jagung yang mengalami kerusakan ringan 382,6 hektare, 71 hektare rusak sedang, 112 hektare rusak berat, serta 4,3 hektare lahan jagung hilang.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menargetkan pengerjaan rehabilitasi lahan sawah rusak sedang akibat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir tahun lalu selesai dalam tiga pekan.

"Sebelumnya hanya satu alat berat untuk membersihkan material sisa banjir, namun (sejak kemarin) alat berat yang bekerja menjadi lima unit," kata Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Padang Pariaman Hendra Aswara di Parik Malintang.

Ia mengatakan dengan banyak alat berat yang bekerja maka segera dapat dilakukan penanaman padi.

Ia menyampaikan Padang Pariaman mendapatkan program Optimalisasi Lahan atau Oplah dan Rehabilitasi Lahan sawah terdampak bencana yang dananya bersumber dari APBN.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.