Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dishut Kalsel Pantau Pertumbuhan Tanaman Program FOLU Net Sink 2030 di Tanah Laut

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 00:10 WIB | Oleh:
Dishut Kalsel Pantau Pertumbuhan Tanaman Program FOLU Net Sink 2030 di Tanah Laut Doc: Antara Foto
Ket. Jajaran Dishut Kalsel meninjau pertumbuhan tanaman program FOLU Net Sink 2030 tahan I di Desa Tanjung Dewa, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Kamis (14/5)

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan mengevaluasi pertumbuhan tanaman produktif program FOLU Net Sink 2030 Tahap I yang sudah berjalan sejak 2024 di Kabupaten Tanah Laut untuk memastikan keberhasilan penanaman serta pemeliharaan oleh kelompok tani hutan (KTH).

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Tanah Laut, Kamis, meninjau dua lokasi yakni di Desa Sei Jelai, Kecamatan Tambang Ulang, serta Desa Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan, untuk melihat langsung kondisi tanaman bersama tim teknis di lapangan.

“Peninjauan sebagai bagian dari penguatan pengawasan program rehabilitasi hutan dan lahan di daerah khususnya di Tanah Laut,” ujarnya.

Ia menyampaikan evaluasi dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman produktif di lapangan berjalan sesuai rencana, termasuk kesesuaian jenis tanaman dengan desain teknis program yang telah ditetapkan sejak awal kegiatan.

Dia menegaskan bahwa keberhasilan program FOLU Net Sink 2030 tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga keberlanjutan pemeliharaan oleh kelompok tani hutan agar tanaman tumbuh optimal dan memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat.

Di Desa Sei Jelai, Fathimatuzzahra mengatakan program FOLU Net Sink dilaksanakan pada lahan seluas 48 hektare bersama KTH Ushuludin dengan komoditas mangga, alpukat, dan mete yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung fungsi lingkungan.

Sementara di Desa Tanjung Dewa, kegiatan serupa dilaksanakan pada lahan seluas 30 hektare bersama KTH Dewa Subur dengan tanaman mangga, alpukat, durian, dan eucalyptus yang disesuaikan dengan kondisi lahan serta tujuan rehabilitasi kawasan.

“Dengan evaluasi ini, kami berharap kelompok tani hutan dapat terus meningkatkan pemeliharaan tanaman secara berkelanjutan guna mendukung keberhasilan program FOLU Net Sink serta penguatan rehabilitasi hutan dan lahan di daerah,” ujar Fathimatuzzahra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

15 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.