Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

9 Pekerja Tambang Tewas Tertimbun Longsor di Sijunjung, Sumbar

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 15:20 WIB | Oleh:
9 Pekerja Tambang Tewas Tertimbun Longsor di Sijunjung, Sumbar Doc: Kumparan
Ket. Sembilan orang dinyatakan meninggal dunia usai tertimbun material tebing yang longsor di lokasi tambang emas ilegal di daerah Situntuak, Jorong Koto Guguk, Nagari Guguk, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Kamis (15/5/2026).

PADANG - Tim SAR menemukan sembilan jenazah tertimbun tanah longsor di lokasi tambang emas ilegal di Jorong Koto Guguak, Nagari Guguak, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Siijunjung, Sumatra Barat pada Kamis (14/5) siang. 

Tebing di dekat tambang runtuh pada hari Kamis di Kabupaten Sijunjung, mengubur sekelompok penambang yang bekerja sekitar tiga meter dari lokasi kejadian, kata Kabid Humas Polda Sumbar, Susmelawati Rosya, Jumat (15/5). 

"Lokasi ini memang tambang emas ilegal. Sembilan orang tewas sementara tiga lainnya berhasil menyelamatkan diri ketika tebing runtuh," katanya. 

Polisi dan para sukarelawan bergerak melakukan operasi penyelamatan, menggunakan alat berat untuk menggali para korban. 

Kecelakaan pertambangan sering terjadi di Indonesia akibat tanah longsor, terutama selama musim hujan. 

"Kami akan menyelidiki. Tentu saja, tambang akan ditutup, garis polisi sudah dipasang," kata Susmelawati. 

Kapolres Sijunjung, AKBP Willian Harbenayah mengungkapkan peristiwa longsor tersebut menyebabkan sembilan pekerja tambang meninggal.

“Seluruh korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ucap Willian Harbensyah, Jumat (15/6), dikutip dari Harian Haluan.

Adapun identitas korban meninggal dunia, yakni berinisial AT (23), HRH (23), IJ (19), MN (22), WA (21), DA (42), MF (22), ACM (43), dan DL (40). 

Sementara tiga pekerja yang selamat masing-masing berinisial IKW (51), IJ (53), dan EL (40).

Kelompok lingkungan WALHI mencatat setidaknya 48 orang meninggal di Sumatera Barat sejak tahun 2012 akibat insiden di tambang emas ilegal. 

"Kematian sembilan orang dalam peristiwa tanah longsor di tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung sekali lagi mengungkap kegagalan negara dalam melindungi warganya dari praktik penambangan ilegal yang merusak lingkungan dan merenggut nyawa," kata kelompok itu, Jumat. 

Tahun lalu, sedikitnya 18 orang tewas ketika bebatuan runtuh di sebuah tambang batu kapur di kota Cirebon, Jawa Barat. 

Pada tahun 2024, sedikitnya 23 orang tewas dalam tanah longsor di dekat tambang emas ilegal di Sulawesi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
Daerah
Atasi Kekeringan Sawah, Bup...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.