Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lintasarta dan Perbanas Dorong Keamanan Siber Jadi Strategi Utama Industri Perbankan

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 13:43 WIB | Oleh:

Kepercayaan Nasabah Jadi Faktor Utama

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional, Hendra Lembong, menilai keamanan siber kini menjadi elemen penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap industri perbankan.

Menurut dia, ancaman siber saat ini bukan lagi risiko jangka panjang, melainkan tantangan nyata yang dihadapi industri keuangan setiap hari.

“Kepercayaan nasabah adalah modal utama industri perbankan, dan ketahanan siber adalah penjaganya. Ancaman saat ini bukan lagi risiko masa depan, tetapi realitas harian yang harus dihadapi bersama,” ujar Hendra.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas industri menjadi faktor penting untuk membangun sistem keuangan nasional yang lebih tangguh dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

Forum tersebut juga menjadi wadah untuk menyamakan perspektif bahwa keamanan siber tidak lagi sekadar fungsi proteksi teknologi informasi, tetapi bagian integral dari strategi pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis perbankan.

Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Dalam kesempatan itu, Armand Hermawan juga menekankan pentingnya kedaulatan digital nasional sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, kemampuan menjaga keamanan data, sistem, dan kepercayaan publik menjadi prasyarat penting agar Indonesia mampu bertransformasi dari sekadar konsumen teknologi menjadi produsen dan inovator digital.

“Kemampuan menjaga data, sistem, dan kepercayaan publik adalah prasyarat utama bagi Indonesia untuk bertransformasi dari konsumen teknologi menjadi produsen dan inovator digital,” katanya.

Melalui forum tersebut, industri perbankan diharapkan dapat meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman siber sekaligus menjadikan keamanan digital sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.

Di tengah disrupsi digital yang terus berkembang, ketahanan siber dinilai akan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.