Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Tucson Sambut Timnas Iran di Tengah Bayang-Bayang Konflik Timur Tengah

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 00:20 WIB | Oleh:

“Saya tidak berpikir pemerintah Amerika akan membuat mereka merasa tidak diterima atau tidak aman. Justru sebaliknya,” lanjutnya.

Pearlman menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi sarana pemersatu antarbangsa.

“Kami menyambut mereka dengan tangan terbuka. Kami bagian dari komunitas sepak bola dunia dan percaya olahraga ini menyatukan negara-negara, bukan memecah belah,” ujarnya.

Pandangan serupa juga muncul di kalangan warga Tucson yang multikultural. Rob McLane, pemain sepak bola indoor lokal, berharap tim Iran tetap merasa diterima meski situasi politik sedang memanas.

“Saya harap mereka tetap merasa disambut di sini,” katanya. “Walaupun apa yang sedang kami lakukan secara militer menurut saya sangat tidak masuk akal,” tambah McLane.

Bahkan di sekitar pangkalan militer setempat, sejumlah pendukung Partai Republik yang diwawancarai AFP juga membedakan urusan olahraga dan politik.

Veteran militer Michael Holley mengaku senang Iran tetap datang ke Tucson. Menurutnya, pernyataan Trump soal keselamatan pemain lebih ditujukan pada kekhawatiran terhadap pemerintah Iran sendiri, bukan ancaman dari masyarakat Amerika.

Namun tidak semua warga Tucson menyambut positif kedatangan Iran. Sebagian komunitas Persia di kota tersebut menganggap para pemain sebagai representasi rezim yang melakukan tindakan keras terhadap demonstran anti-pemerintah di Iran.

Ali Rezaei, pekerja IT berusia 68 tahun, mengaku sulit mendukung tim nasional negaranya sendiri.

“Mustahil bagi saya untuk mendukung mereka,” ujarnya. “Kalau ada demonstrasi menentang mereka, mungkin saya akan ikut datang,” kata Rezaei.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Masih Ditelusuri Jumlah Pas...

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.