Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Infrastruktur Dikebut: JLS Babat Bisa Ubah Wajah Ekonomi Lamongan

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 22:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Infrastruktur Dikebut: JLS Babat Bisa Ubah Wajah Ekonomi Lamongan Doc: ANTARA/Alimun Khakim
Ket. Foto Arsip : Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (tengah) meninjau pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang diproyeksikan bisa meningkatkan ekonomi dan mengurai kemacetan di kawasan Pasar Babat, Lamongan, Jatim.

LAMONGAN – Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi melalui peningkatan konektivitas dan kelancaran distribusi barang maupun mobilitas masyarakat.

Kehadiran jalur alternatif ini tidak hanya mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota, tetapi juga membuka akses kawasan baru untuk pengembangan perdagangan, industri, hingga sektor pariwisata.

Dalam jangka panjang, infrastruktur jalan seperti JLS berpotensi menciptakan pusat-pusat ekonomi baru, meningkatkan nilai investasi, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah sekitar jalur yang dilalui.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Babat diproyeksikan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah bagian barat dan mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

“Keberadaan jalan tersebut tidak hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga memperlancar distribusi barang dan jasa sehingga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya di Lamongan, Jawa Timur, Kamis (14/5).

Secara teknis, proyek JLS Babat dirancang sepanjang sekitar 6,9 kilometer dengan lebar lahan 28 meter dan badan jalan 14 meter menggunakan konstruksi betonisasi atau rigid pavement.

Jalur tersebut melintasi Plaosan, Sogo, Gedongkulon, Pucakwangi hingga Karangkembang yang berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro.

Yuhronur menjelaskan, jalur tersebut akan menjadi alternatif utama kendaraan logistik dan antarkabupaten sehingga distribusi barang lebih efisien tanpa melintasi pusat keramaian Babat.

“Arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Bojonegoro, Tuban hingga Jombang bisa lebih lancar tanpa masuk ke pusat Babat,” katanya.

Pemkab Lamongan mengalokasikan sekitar Rp100 miliar pada 2026 untuk pembangunan infrastruktur, termasuk percepatan JLS Babat, serta sekitar Rp50 miliar secara kumulatif untuk pembebasan lahan.

Proses pembebasan dilakukan bertahap, sekitar 70 persen ditangani pemerintah pusat dan sisanya oleh pemerintah daerah.

Ia menambahkan, hingga Mei 2026 sebagian ruas jalan telah selesai dicor, sementara segmen lainnya masih dalam tahap pemasangan rangka besi dan penyiapan lahan. Proyek tersebut ditargetkan rampung secara bertahap setelah proses pembebasan lahan terselesaikan.

Selain JLS Babat, program prioritas pemkab Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula) pada 2026 juga menyasar 56 ruas jalan strategis sepanjang 40 kilometer di berbagai kecamatan melalui rekonstruksi, pelebaran, pengecoran hingga pengaspalan jalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Masnuch Melawe
Masnuch Melawe
17 May 2026, 20:40 WIB.

mantab pak yes???

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.