Penyebab Ledakan Beruntun Saat Kebakaran Gudang di Kalideres
📅 Selasa, 12 Mei 2026, 01:45 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Serangkaian ledakan hebat mewarnai kebakaran hebat yang melanda sejumlah gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (11/5) malam.
Tumpukan botol berisi bahan kimia dan gas di dalam bangunan diduga kuat menjadi pemicu dentuman beruntun yang sempat melontarkan material ke udara. Guna mengantisipasi paparan asap beracun dari zat kimia yang terbakar, petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat terpaksa mengenakan alat bantu pernapasan khusus saat melakukan pemadaman secara manual di titik api.
"Ternyata gudang ini isinya banyak bahan kimia dan gas. Seperti tadi, banyak terjadi ledakan. Ledakannya itu berasal dari barang-barang kecil, seperti botol tiner, tapi mungkin bukan tiner. Awal-awal memang banyak sekali ledakan," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syaiful Kahfi kepada wartawan di lokasi Senin malam.
Ledakan-ledakan itu, kata Syaiful, melontarkan botol-botol ke udara, sehingga pihaknya menyadari adanya potensi gas beracun dari asap kebakaran. Tak ayal, petugas mengenakan masker khusus saat melakukan pemadaman manual.
"Kalau dilihat, banyak lontaran-lontaran benda seperti botol parfum atau gas kecil yang terlempar ke atas. Asapnya juga kita belum tahu mengandung bahan kimia atau racun apa. Oleh karena itu, anggota yang masuk ke dalam wajib memakai alat bantu pernapasan," kata Syaiful.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain kendala bahan kimia berbahaya, petugas juga sempat terkendala oleh minimnya jalur pasokan air.
"Walaupun ada hambatan terkait pasokan air, mudah-mudahan tidak tersendat lagi, karena kita hanya punya satu jalur suplai air di sisi selatan," ujar Syaiful.
Namun demikian, belum dapat dipastikan apakah bangunan-bangunan gudang yang terbakar tersebut merupakan satu kesatuan atau milik pihak yang berbeda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia pun memastikan sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat insiden ini.
"Untuk sementara nihil, tidak ada korban. Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa," papar Syaiful.
Pantauan di lokasi pada pukul 21.30 WIB, api yang menyurut tak membuat asap berhenti mengepul tinggi ke udara.
Bunyi dentuman serta kilatan cahaya yang diduga akibat korsleting listrik juga masih terpantau keluar dari objek kebakaran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!