Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Delegasi UMY Bertemu Paus Leo XIV, Perkuat Dialog Lintas Agama Dunia

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Delegasi UMY Bertemu Paus Leo XIV, Perkuat Dialog Lintas Agama Dunia Doc: Dok. UMY

BANTUL - Delegasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Paus Leo XIV dalam audiensi publik di Vatikan, 6 Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat hubungan dan kerja sama lintas agama antara Muhammadiyah dan Gereja Katolik di tingkat internasional.

Kunjungan delegasi UMY ke Roma, Italia, juga menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi antarumat beragama dalam isu perdamaian global. Dalam audiensi tersebut, delegasi UMY dipimpin langsung Rektor UMY, Achmad Nurmandi.

Dalam konferensi pers di Kampus UMY, Senin (11/5), Nurmandi menjelaskan bahwa audiensi bersama Paus hanya diikuti dua orang, yakni dirinya dan Duta Besar Indonesia untuk Vatikan, Johanes Tris Kuncahyono.

Ia mengatakan, dalam pertemuan tersebut delegasi UMY menyampaikan perkembangan komunikasi yang sebelumnya telah dilakukan bersama Kardinal George Jacob Koovakad terkait pentingnya kerja sama antaragama dalam menjaga perdamaian dunia.

“Kami menyampaikan kepada Paus bahwa kami sudah bertemu dengan Kardinal Koovakad dan melihat perlunya kerja sama antarumat beragama di dunia untuk menjaga perdamaian dunia. Beliau menyampaikan sangat setuju dan berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret antara Muhammadiyah dan Vatikan,” ujar Nurmandi.

Menurutnya, dukungan Paus Leo XIV menjadi penegasan atas komitmen bersama yang sebelumnya dibangun Muhammadiyah dan Vatikan. Dari komunikasi tersebut, kedua pihak juga telah menyepakati sejumlah agenda lanjutan untuk memperkuat hubungan kerja sama ke depan.

Muhammadiyah disebut akan menghadiri forum dialog antaragama di Assisi, Roma, pada 28 Oktober 2026 yang membahas isu perdamaian dunia. Selain itu, Vatikan juga berencana mengirimkan perwakilan untuk menghadiri Muktamar Muhammadiyah di Medan pada 18–22 November 2027.

Nurmandi menilai hubungan yang terjalin antara Muhammadiyah dan Vatikan tidak bersifat seremonial semata, melainkan dirancang untuk membangun kerja sama jangka panjang yang saling mendukung.

Sementara itu, Sekretaris Universitas UMY, Bachtiar Dwi Kurniawan, menyebut penerimaan langsung dari Paus Leo XIV menunjukkan besarnya perhatian Vatikan terhadap hubungan dengan Muhammadiyah serta perkembangan Islam di Indonesia.

Menurut Bachtiar, Vatikan memandang Islam di Indonesia memiliki karakter moderat dan aktif mempromosikan nilai perdamaian, toleransi, hingga pelayanan sosial kepada masyarakat.

“Vatikan memandang Islam di Indonesia sebagai Islam yang berbeda karena arus besarnya mempromosikan perdamaian, toleransi, pelayanan umat, bahkan kemajuan umat. Inilah titik temu agama-agama di dunia, khususnya titik temu Muhammadiyah dengan agama-agama lain,” jelas Bachtiar.

Ia menambahkan, Muhammadiyah ke depan juga akan memperluas jejaring dialog dan kolaborasi dengan berbagai organisasi keagamaan dunia lainnya. Menurutnya, kerja sama dengan Vatikan menjadi awal dari langkah yang lebih luas dalam membangun kolaborasi lintas agama di tingkat global.

“Langkah bersama Vatikan ini menjadi titik awal dari gerakan yang lebih besar,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Pa...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.