Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CIO Danantara Ungkap Penyebab Pelemahan IHSG Sepanjang Tahun Ini

📅 Senin, 11 Mei 2026, 18:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
CIO Danantara Ungkap Penyebab Pelemahan IHSG Sepanjang Tahun Ini Doc: ANTARA FOTO/ Bayu Pratama S.
Ket. Pekerja melintas di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Pelemahan IHSG mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor dalam merespons kombinasi sentimen global dan domestik.

Di sisi eksternal, ketidakpastian arah suku bunga global, volatilitas harga komoditas, serta dinamika geopolitik mendorong arus keluar modal dari pasar negara berkembang.

Kondisi ini membuat investor cenderung beralih ke aset yang dianggap lebih aman, sehingga memberikan tekanan pada indeks saham domestik.

Dari sisi internal, pelaku pasar juga bereaksi terhadap ekspektasi kebijakan ekonomi, kinerja emiten, serta prospek pertumbuhan laba yang belum sepenuhnya solid di beberapa sektor.

Meskipun fundamental ekonomi tetap relatif stabil, pasar saham dalam jangka pendek lebih dipengaruhi oleh sentimen dan persepsi risiko.

Ke depan, pergerakan IHSG akan sangat ditentukan oleh kepastian kebijakan, stabilitas makroekonomi, serta arus dana asing yang kembali masuk ke pasar modal Indonesia.

Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih banyak dipengaruhi faktor nilai tukar rupiah dibandingkan sentimen rebalancing indeks MSCI terhadap pasar modal Indonesia.

“Saya rasa bukan menyangkut soal MSCI (Morgan Stanley Capital International) saja, (pergerakan IHSG) hari ini, lebih banyak faktor rupiah dan lain-lain,” kata Pandu di Jakarta, Senin (11/5).

Pandu menyampaikan hal tersebut merespons antisipasi pasar terhadap pengumuman MSCI mengenai indeks saham Indonesia dan pengaruh sentimen tersebut terhadap pergerakan IHSG.

Meski demikian, ia optimistis terhadap perkembangan pasar modal Indonesia dan implementasi sejumlah kebijakan yang dilakukan otoritas bursa.

“Ya kita tunggu saja besok. Seharusnya semua (syarat dan catatan MSCI) sudah dimasukkan juga. Saya sudah lihat perkembangannya, bursa bagus kok dari sisi penerapan yang sedang dilakukan,” ungkapnya.

Ia berharap hasil pengumuman MSCI yang dijadwalkan pada Selasa (12/5) dapat memberikan sentimen positif terhadap pasar keuangan domestik.

“Insya Allah besok (hasil pengumuman) baik,” ujar Pandu.

Menurut dia, pergerakan pasar saham domestik saat ini dipengaruhi berbagai faktor eksternal dan internal, termasuk dinamika nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.