Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penjualan PS5 Anjlok Usai Harga Naik, Sony Konfirmasi Pengembangan PS6

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Penjualan PS5 Anjlok Usai Harga Naik, Sony Konfirmasi Pengembangan PS6 Doc: ANTARA/Website PlayStation
Ket. Ilustrasi - PlayStation 5.

JAKARTA - Perusahaan teknologi dan hiburan asal Jepang Sony mencatat penurunan penjualan konsol PlayStation 5 (PS5) setelah serangkaian kenaikan harga sejak perangkat itu diluncurkan pada 2020.

Melansir dari Gizmochina pada Sabtu (9/5) waktu setempat, harga PS5 Digital Edition yang awalnya dibanderol 399 dolar AS atau sekitar Rp6,9 juta kini naik menjadi sekitar 599 dolar AS atau sekitar Rp9,8 juta. Sementara versi Disc Edition meningkat dari 499 dolar AS menjadi 649 dolar AS atau sekitar Rp10,6 juta.

Kenaikan harga terbaru diumumkan pada Maret 2026 dengan tambahan hampir 100 dolar AS dibanding harga awal peluncuran.

Kondisi tersebut mulai berdampak pada penjualan PS5. Sony tercatat hanya menjual 1,5 juta unit PS5 pada kuartal yang berakhir 31 Maret 2026, turun dari 2,8 juta unit pada periode sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan penurunan tahunan lebih dari 46 persen.

Secara tahunan, penjualan PS5 juga turun dari 18 juta unit pada tahun fiskal 2024 menjadi 16,5 juta unit pada tahun fiskal 2025.

Meski total penjualan global PS5 telah mencapai 93,7 juta unit, performa tersebut masih tertinggal dibanding PlayStation 4 pada fase usia produk yang sama.

Sony menyebut kenaikan biaya komponen, terutama chip memori dan perangkat keras lain, menjadi faktor utama yang membebani bisnis PlayStation.

Presiden dan CEO Sony Hiroki Totoki mengatakan kenaikan biaya tersebut turut memengaruhi penjualan perangkat lunak, layanan langganan PlayStation, hingga aksesori.

Konsumen juga dinilai mulai enggan membeli perangkat lama dengan harga yang semakin mahal, terutama ketika banyak pengguna berharap harga PS5 justru turun seiring usia produk yang bertambah.

Meski demikian, Sony memastikan belum berencana menaikkan harga PS5 lagi dalam waktu dekat dan akan mempertahankan struktur harga saat ini.

Perusahaan tetap optimistis bisnis gimnya akan tumbuh sekitar 30 persen pada tahun fiskal berikutnya, didorong peluncuran gim Grand Theft Auto VI pada November mendatang.

Sony juga mengonfirmasi pengembangan konsol generasi berikutnya, PlayStation 6 atau PS6, masih terus berjalan.

Namun, investasi untuk riset, pengembangan cip, dan perangkat keras PS6 diperkirakan masih akan memengaruhi profit perusahaan dalam beberapa waktu ke depan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Jakarta Siapkan Diri Menuju...
Luar Negeri
Eropa Siap Dorong Perdamaia...
Nasional
Asia Kuasai Produksi Perika...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.