Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Batang Kian Dilirik Asing, Investor Korea Bangun Pabrik Jumbo

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 19:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Batang Kian Dilirik Asing, Investor Korea Bangun Pabrik Jumbo Doc: Antara.
Ket. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah.

BATANG – Minat investor asing terhadap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menunjukkan meningkatnya daya tarik Indonesia sebagai basis manufaktur dan rantai pasok global.

Kawasan ini dinilai strategis karena didukung infrastruktur terintegrasi, insentif fiskal, serta kedekatan dengan jalur logistik utama di Pulau Jawa.

Di tengah upaya diversifikasi investasi global dan relokasi industri dari sejumlah negara, Batang berpotensi menjadi pusat pertumbuhan industri baru yang mampu menyerap tenaga kerja dan memperkuat ekspor nasional.

Namun, keberlanjutan minat investasi tetap bergantung pada kepastian regulasi, efisiensi birokrasi, serta kesiapan ekosistem industri pendukung di dalam negeri

Kawasan Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah, mencatat masuknya investasi asing langsung (Foreign Direct Investment) (FDI) dari Korea Selatan PT Simone Batang Indonesia untuk membangun perusahaan manufaktur global berbasis produk berbahan kulit senilai Rp429 miliar.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan KEK Industropolis Batang Indri Septa Respati di Batang, Jumat (8/5), mengatakan kehadiran PT Simone menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan investor global terhadap Indonesia sebagai basis produksi industri.

"Investasi ini menunjukkan bahwa Indonesia, melalui KEK Industropolis Batang semakin dilihat sebagai bagian penting dalam rantai pasok global. Kami melihat tren yang semakin kuat di mana perusahaan internasional menjadikan kawasan ini sebagai basis produksi untuk pasar ekspor," katanya.

Menurut dia, KEK Industropolis Batang kini terus berkembang sebagai kawasan industri strategis yang menawarkan dukungan infrastruktur, kemudahan perizinan, hingga fasilitas investasi bagi perusahaan internasional.

Masuknya investasi dari perusahaan global seperti PT Simone, kata dia, juga akan memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas industri pendukung lainnya.

PT Simone merupakan perusahaan manufaktur global yang berdiri sejak 1987 dan telah memiliki jaringan produksi di berbagai negara seperti Vietnam dan Kamboja.

Secara global, perusahaan tersebut menguasai sekitar 10 persen pangsa pasar dunia dan 30 persen pasar Amerika Serikat untuk produk yang diproduksinya dengan nilai ritel mencapai sekitar 7 miliar dolar AS.

Direktur Utama PT Simone Batang Indonesia Kim Jung Shik menyebut Indonesia sebagai salah satu lokasi strategis untuk pengembangan industri manufaktur jangka panjang di kawasan Asia.

"KEK Industropolis Batang memiliki kombinasi keunggulan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan mulai dari dukungan kebijakan pemerintah, kesiapan kawasan industri, hingga potensi sumber daya tenaga kerja," katanya.

Pembangunan pabrik ini direncanakan dimulai dalam dua bulan ke depan dengan target penyelesaian konstruksi pada Juli 2026 kemudian diikuti dengan operasional secara bertahap mulai Juli 2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pemkot Bandung Matangkan Model Bisnis Angkot Pintar

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Matangkan Mo...
Polisi Selidiki Kasus Mobil Putri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu

Polisi Selidiki Kasus Mobil Putri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.