Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akses Pembiayaan Diperluas, Usaha Perikanan KNMP Didorong Naik Kelas

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Akses Pembiayaan Diperluas, Usaha Perikanan KNMP Didorong Naik Kelas Doc: antara
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng perbankan meningkatkan skala usaha perikanan di lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng perbankan meningkatkan skala usaha perikanan di lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Hingga saat ini sudah dilakukan pemetaan potensi pembiayaan di 14 lokasi KNMP.

Pemetaan potensi tak hanya mengidentifikasi kebutuhan pembiayaan, tetapi juga mengarahkan model bisnis setiap lokasi KNMP oleh perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Melalui pendekatan ini, setiap lokasi dikaji secara spesifik sehingga skema pembiayaan yang disusun menjadi lebih terukur, bankable dan selaras dengan prinsip kehati-hatian perbankan.

“Tantangan pembiayaan bukan semata pada ketersediaan dana, tetapi pada kesiapan model usaha yang layak dibiayai di tingkat lapangan. Melalui pendalaman per lokasi, kami mendorong perbankan memahami potensi usaha secara lebih utuh agar skema pembiayaan yang disusun benar-benar sesuai dengan karakteristik usaha,” ujar Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud di Jakarta, Kamis (7/5).

Lebih lanjut, Machmud menargetkan dalam waktu dekat, skema pembiayaan yang selaras dengan model bisnis di setiap lokasi KNMP dapat segera diimplementasikan. “Yang terpenting pembiayaan usaha harus diiringi literasi keuangan, agar pelaku usaha mampu mengakses kredit dan mengelolanya secara sehat dan produktif,” ujar Machmud.

Hingga triwulan I-2026, realisasi kredit program sektor kelautan dan perikanan mencapai 2,23 triliun rupiah yang disalurkan kepada 131.230 debitur. Nilai tersebut tumbuh 19,59 persen secara tahunan, sementara jumlah debitur meningkat sebesar 59,79 persen, yang menunjukkan semakin luasnya jangkauan pembiayaan, khususnya pada segmen mikro dan ultramikro.

Dari sisi komposisi usaha, struktur penyaluran pembiayaan masih didominasi oleh sektor hulu, yaitu penangkapan ikan sebesar 34,88 persen, budidaya sebesar 32,67 persen, diikuti pergaraman sebesar 0,35 persen.

Di sektor hilir seperti pengolahan hasil perikanan telah tersalurkan sebesar 2,91 persen dan perdagangan hasil perikanan sebesar 22,13 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya ruang besar untuk mendorong pembiayaan pada sektor hilir yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Peran Agregator

Sebaiknya Anda baca juga:

Dalam konteks tersebut, KNMP didorong sebagai simpul penguatan ekosistem usaha yang mengintegrasikan aktivitas hulu hingga hilir dalam satu kawasan. KKP juga memperkuat peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai agregator, sehingga pembiayaan tidak lagi bersifat parsial, melainkan terintegrasi dalam satu sistem usaha yang mencakup produksi, pengolahan, hingga pemasaran.

Perbankan Himbara dan lembaga keuangan lainnya pada prinsipnya menyambut baik langkah ini dan menyatakan kesiapan untuk mendalami model bisnis serta menyiapkan skema pembiayaan sesuai dengan karakteristik usaha di masing-masing lokasi.

Untuk mempercepat proses tersebut, KKP memperkuat koordinasi dengan perbankan guna memastikan tindak lanjut yang lebih konkret dalam pendalaman model bisnis dan penyiapan skema pembiayaan. Dengan sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha, KKP optimistis KNMP dapat menjadi model pengembangan ekonomi pesisir yang mendorong transformasi usaha yang lebih produktif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.