- Home
-
- Luar Negeri
-
- G7 di Paris Bahas Mineral ...
G7 di Paris Bahas Mineral Kritis, Ancaman Tarif AS ke Eropa Membayangi
Kamis, 07 Mei 2026, 01:00 WIBPARIS â Para menteri perdagangan G7 membuka pertemuan di Paris, Prancis, pada Selasa (5/5) untuk membahas berbagai isu, termasuk mineral penting, namun diperkirakan tidak akan secara langsung menyinggung ancaman terbaru Amerika Serikat (AS) terkait tarif tambahan bagi kendaraan Eropa.
Seperti dilansir dari AFP, pertemuan yang berlangsung hingga Rabu ini digelar di tengah gejolak ekonomi global akibat perang di Timur Tengah, termasuk penutupan Selat Hormuzâjalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Ancaman Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan lalu untuk menaikkan tarif mobil dan truk dari Uni Eropa kemungkinan akan dibahas secara terpisah.
AS dan Uni Eropa (UE) sebelumnya telah mencapai kesepakatan pada musim panas lalu untuk membatasi tarif AS atas mobil dan suku cadang dari UE sebesar 15 persen, lebih rendah dibandingkan tarif 25 persen yang dikenakan Trump kepada banyak mitra dagang lainnya.
Pada akhir Maret, parlemen Uni Eropa memberikan persetujuan awal terhadap kesepakatan tersebut dengan sejumlah syarat, meski masih memerlukan persetujuan negara anggota.
Menuduh UE tidak mematuhi kesepakatan, Trump pada Jumat menyatakan akan menaikkan tarif kendaraan sebagai respons.
Kantor Menteri Perdagangan Prancis Nicolas Forissier menyebut awal pekan ini bahwa negara-negara Eropa akan membahas ancaman tersebut, namun âbukan dalam kerangka G7â.
Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer dijadwalkan bertemu dengan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic di Paris, serta bertemu Menteri Ekonomi Prancis Roland Lescure.
Dalam sesi informal komunitas bisnis Prancis, Greer melalui video menyatakan bahwa AS memandang âkebijakan perdagangan terutama sebagai kebijakan domestikâ.
âAmerika Serikat mengambil tindakan secara sepihak, tetapi juga bersama dengan mitra yang bersedia,â ujarnya.
âKami memandang prioritas yang diusung Prancis sebagai tuan rumah G7 tahun ini sebagai pelengkap upaya AS di bidang perdagangan,â tambahnya.
Pada Rabu, para menteri perdagangan G7 (Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat) dijadwalkan membahas empat prioritas yang ditetapkan oleh kepresidenan Prancis.
Empat Prioritas
Prioritas pertama adalah menemukan respons kolektif dan efektif terhadap kelebihan kapasitas industri yang melemahkan perdagangan bebas.
Meski tidak secara formal menyasar Tiongkok, subsidi negara tersebut di sejumlah sektor telah lama memicu ketegangan dagang.
Prioritas kedua adalah keamanan ekonomi, khususnya mengamankan dan mendiversifikasi pasokan mineral penting yang dibutuhkan untuk produk strategis seperti chip komputer, baterai kendaraan listrik, dan magnet super.
Prancis mendorong pembentukan sistem kerja sama antara negara produsen, pengolah, dan konsumen yang berkomitmen pada praktik yang baik.
Para menteri juga akan membahas kegagalan putaran terbaru negosiasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada bulan Maret, di tengah peran lembaga tersebut sebagai wasit perdagangan yang melemah akibat intervensi AS selama bertahun-tahun.
âTujuannya adalah agar organisasi ini lebih siap menghadapi tantangan saat ini,â kata kantor Forissier.
Selain itu, pembahasan mencakup penjualan lintas batas melalui situs e-commerce yang menghasilkan volume besar paket kecil yang kerap lolos dari bea masuk dan menimbulkan persaingan tidak sehat bagi peritel lokal.
Tahun lalu, AS menghentikan pembebasan tarif untuk paket kecil di bawah 800 dollar AS, sementara Uni Eropa akan menerapkan tarif tetap untuk paket bernilai di bawah 150 euro (175 dollar AS) mulai musim panas ini.
Pertemuan puncak kepala negara dan pemerintahan G7 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 15â17 Juni di Kota Evian, Prancis timur, di sepanjang tepi Danau Jenewa.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP, Eko S, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Dokter Terkonsentrasi di Tangerang Raya, Gubernur Banten Dorong Pemerataan ke Wilayah Selatan seperti Lebak dan Pandeglang
-
279 Desa di Magelang Terima Bantuan Rp108,3 Miliar untuk Infrastruktur
-
Kampung Siaga Bencana Hadir di Makassar, Tamalanrea Jadi Proyek Percontohan 2026
-
Harga Emas Dunia Melonjak Lampaui $5.500 per Ons
-
Polisi Kerahkan Tim Gabungan Buru Pelaku Penyerangan di Pacitan
-
Jangkau 40 Ribu Perempuan! PLN Kuatkan Peran Kartini Lewat Srikandi Movement
-
Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Iran Disebut Alami Keruntuhan Finansial
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.