Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang

Selasa, 11 Agu 2026, 00:00 WIB

JOMBANG — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026 bakal mendapat perhatian besar. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dan membuka langsung forum terbesar organisasi Islam tersebut pada 27 Agustus.

Dikutip dari Antara, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyampaikan kepastian tersebut saat meninjau persiapan muktamar di Jombang, Senin (10/8).

Ket. Foto: Dengan Presiden Prabowo dijadwalkan membuka acara, kedatangan ribuan peserta dari berbagai daerah, serta lokasi pelaksanaan yang memiliki nilai sejarah bagi NU, Muktamar ke-35 NU diperkirakan bukan hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga salah satu kegiatan besar yang akan mengubah wajah Jombang pada akhir Agustus mendatang. — Sumber: Koran Jakarta/ Selocahyo

Menurut Gus Ipul, kehadiran Presiden Prabowo dalam pembukaan muktamar berpotensi membuat mobilitas warga di Jombang meningkat. Bukan hanya ribuan peserta muktamar yang akan berdatangan dari berbagai daerah, warga Nahdliyin diperkirakan turut memadati sejumlah lokasi di sekitar arena kegiatan.

Kondisi itu membuat panitia juga mulai mengantisipasi persoalan lalu lintas selama pelaksanaan muktamar.

PBNU bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan pesantren, apabila nantinya terjadi pengalihan arus kendaraan maupun kemacetan.

Gus Ipul mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang ikut mempersiapkan agenda tersebut, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jombang hingga masyarakat sekitar.

Persiapan memasuki tahap akhir

Menjelang pelaksanaan muktamar, persiapan di sejumlah lokasi kini memasuki tahap akhir.

Gus Ipul bersama Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, meninjau langsung kesiapan tempat penginapan peserta di Tower 5 Universitas KH A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), Jombang.

Ia juga memastikan pembagian kamar bagi peserta telah dipersiapkan. Setelah melakukan pengecekan, Gus Ipul memasang stiker penanda kamar dan memimpin apel panitia yang nantinya bertugas memberikan pelayanan kepada para muktamirin.

Rapat bersama panitia lokal kemudian dilakukan untuk memastikan berbagai kebutuhan teknis di lapangan benar-benar siap sebelum peserta mulai berdatangan.

Namun, bagi panitia, Muktamar ke-35 NU kali ini memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar agenda organisasi.

Pasalnya, pelaksanaan muktamar ditempatkan di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, salah satu kawasan yang memiliki kaitan erat dengan sejarah berdirinya NU dan para pendirinya.

Gus Ipul menyebut pelaksanaan muktamar di kawasan tersebut sebagai momentum untuk kembali mendekatkan diri dengan jejak para muassis atau pendiri NU.

“Kita kembali ke pangkuan muassis. Karena itu, mari kerahkan seluruh kemampuan kita. Kita berharap dari Muktamar ini mendapatkan keberkahan.”

Tambakberas bakal menjadi sorotan

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, juga meminta seluruh panitia memanfaatkan kesempatan menjadi tuan rumah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para kiai, ulama, dan peserta muktamar.

Menurut Gus Rozaq, kesempatan menjadi tuan rumah muktamar di Tambakberas merupakan sesuatu yang sangat istimewa dan belum tentu kembali terjadi dalam waktu dekat.

Ia pun mengajak seluruh panitia mempersiapkan diri dengan niat dan pelayanan yang sebaik mungkin.

Bagi Gus Rozaq, perhatian terhadap Tambakberas selama muktamar tidak hanya datang dari warga NU di Indonesia. Kawasan tersebut diperkirakan juga akan menjadi perhatian warga Nahdliyin dari berbagai negara.

“Seluruh dunia akan memandang Tambakberas,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap seluruh panitia mampu menunjukkan wajah terbaik Tambakberas sebagai tuan rumah dengan memberikan pelayanan maksimal kepada para ulama dan seluruh peserta.

Dengan Presiden Prabowo dijadwalkan membuka acara, kedatangan ribuan peserta dari berbagai daerah, serta lokasi pelaksanaan yang memiliki nilai sejarah bagi NU, Muktamar ke-35 NU diperkirakan bukan hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga salah satu kegiatan besar yang akan mengubah wajah Jombang selama beberapa hari pada akhir Agustus mendatang.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.