Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengemudi Motor Tewas Karena Hantam Separator Busway di Slipi Jakbar

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Pengemudi Motor Tewas Karena Hantam Separator Busway di Slipi Jakbar Doc: ANTARA/Ridwan Triatmodjo
Ket. Ilustrasi korban kecelakaan.

JAKARTA -- Seorang pemotor berinisial MLH (34) tewas dalam kecelakaan tunggal di Jalan Letjen S. Parman, Slipi, Jakarta Barat, tepatnya di jalur Transjakarta dekat Komplek BNI, pada Rabu pagi.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto mengatakan kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor bernomor polisi B 4158 BJD.

"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas kategori out of control atau hilang kendali menyebabkan kecelakaan tunggal pada pukul 08.15 WIB yang melibatkan seorang pemotor tewas," kata Joko saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Joko menjelaskan korban awalnya melintas dengan kecepatan tinggi di lajur khusus Transjakarta dari arah Slipi menuju Grogol.

Namun saat melintas di dekat Komplek BNI, korban diduga kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh dan menghantam separator busway yang terbuat dari beton.

"Sesampainya di dekat Komplek BNI, korban tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya sehingga oleng ke kiri dan menabrak separator busway," kata Joko.

Benturan keras tersebut menyebabkan motor korban mengalami kerusakan parah pada bagian depan.

Sementara itu, korban mengalami luka serius di bagian kepala yang menyebabkannya tewas di lokasi kejadian.

"Akibat menabrak separator tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian kepala serta wajah. Korban dinyatakan meninggal dunia di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," tutur Joko.

Joko menambahkan jenazah korban saat ini sudah dievakuasi oleh petugas kepolisian dan tim medis ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan visum.

Arus lalu lintas di Jalan Letjen S. Parman arah Grogol pun sempat tersendat imbas kecelakaan tersebut.

Sementara itu, bus Transjakarta sempat harus dialihkan ke luar jalur agar terhindar dari kemacetan di titik kecelakaan.

"Tapi saat ini sudah berhasil dievakuasi, arus lalu lintas terpantau aman terkendali kembali," tutur Joko.

Ia pun mengimbau para pengendara agar tetap disiplin berlalu lintas dan tidak memasuki lajur busway karena berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pejabat Nge-gim Saat Jam Kerja Sangat Tidak Pantas

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pejabat Nge-gim Saat Jam Ke...

Harga Cabai Rawit Rp73.500/Kg, Telur Ayam Rp29.700/Kg

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.500/...
Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Perbai...
Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.