Pasar Global Bergejolak, OJK Pastikan Likuiditas RI Tetap Aman!
Selasa, 05 Mei 2026, 18:05 WIBJAKARTA â Menjaga likuiditas pasar modal Indonesia di tengah volatilitas global adalah kunci untuk memastikan fungsi intermediasi keuangan tetap berjalan efektif.
Dalam situasi ketidakpastianâdipicu gejolak suku bunga global, konflik geopolitik, hingga fluktuasi harga komoditasâlikuiditas yang memadai memungkinkan investor tetap dapat masuk dan keluar pasar tanpa menciptakan tekanan harga yang berlebihan.
Tanpa likuiditas, pasar rentan mengalami panic selling yang dapat memperdalam koreksi dan mengganggu stabilitas sistem keuangan.
Secara analitis, likuiditas yang kuat juga mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi domestik. Hal ini penting untuk menahan arus keluar modal (capital outflow) dan menjaga stabilitas nilai tukar.
Selain itu, pasar yang likuid memperkuat kemampuan emiten dalam menghimpun dana, sehingga mendukung pembiayaan sektor riil di tengah perlambatan global.
Dengan demikian, menjaga likuiditas bukan sekadar isu teknis pasar, melainkan bagian dari strategi makro untuk meredam transmisi risiko global ke ekonomi domestik.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan resiliensi dan likuiditas pasar modal Indonesia tetap terjaga dengan baik, di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan akibat ketidakpastian konflik geopolitik di tingkat global.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, kinerja tersebut tercermin dari rata-rata spread bid-ask saham yang tetap rendah di level 1,33 kali pada April 2026, menunjukkan likuiditas pasar tetap terjaga.
âDi tengah dinamika tersebut, resiliensi dan likuiditas pasar modal domestik secara keseluruhan tetap terjaga dengan baik,â ujar Hasan dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) April 2026 secara daring di Jakarta, Selasa (5/5).
Dia mengungkapkan, kinerja pasar obligasi juga menunjukkan penguatan, tercermin dari Indonesia Composite Bond Index (ICBI) yang naik 0,74 persen year on year (yoy) ke level 436,38 pada April 2026.
Adapun, penguatan tersebut didukung oleh penurunan rata-rata yield Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 3,9 basis poin. âInvestor non-residen juga mencatatkan net buy sebesar Rp8,8 triliun di pasar SBN secara month-to-date hingga 29 April 2026,â ungkap Hasan.
Dari industri pengelolaan investasi, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana tercatat senilai Rp711,89 triliun, atau tumbuh 2,32 persen month to month (mtm) dan 5,41 persen year to date (ytd).
Pertumbuhan tersebut didorong oleh net subscription sebesar Rp8,11 triliun sepanjang April 2026, dan senilai Rp37,24 triliun semenjak awal 2026.
Tidak hanya itu, Hasan memastikan pasar modal Indonesia tetap berperan sebagai sumber pembiayaan jangka panjang, yang mana nilai penghimpunan dana (fundraising) korporasi mencapai Rp56,35 triliun, dengan 71 rencana penawaran umum dalam pipeline perizinan OJK per April 2026.
Sementara itu, penghimpunan dana melalui securities crowdfunding (SCF) tercatat sebesar Rp1,93 triliun per April 2026.
Dari pasar derivatif keuangan, volume transaksi kumulatif mencapai 143.217 lot. Sementara, Bursa Karbon (IDXCarbon) mencatat 155 pengguna jasa dengan total volume transaksi 1,98 juta ton CO2 ekuivalen dengan nilai transaksi Rp93,75 miliar.
Dalam penegakan hukum, OJK telah menjatuhkan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp85,04 miliar kepada 97 pihak per April 2026, serta denda keterlambatan Rp47,84 miliar kepada 180 pihak.
Khusus April 2026, OJK mengenakan denda Rp22,26 miliar kepada sejumlah pihak, termasuk pengendali, direksi, komisaris, emiten, perusahaan efek, akuntan publik, dan pihak lainnya. Selain itu, terdapat dua sanksi pembekuan izin dan satu perintah tertulis.
Sepanjang April 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia bertambah signifikan 1,74 juta investor baru sehingga total menjadi 26,49 juta investor, atau tumbuh 30,06 persen (ytd).
- OJK
- pasar modal
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
OJK proyeksikan kredit UMKM tumbuh positif
-
PLN UID Jakarta Raya Dorong Keterbukaan Informasi via “PLN Mobile”
-
Wagub Rano Karno Serahkan KJMU Tahap II 2026 Kepada 880 Mahasiswa Baru
-
ESDM: Harga Pertamax Turbo Naik Mengikuti Harga Minyak Dunia
-
Perangi Pencurian Ikan Lintas Negara! KKP Gaspol Latih Pengawas Perikanan se-Asia
-
Peduli Lingkungan, Polisi Gelar Gerakan ASRI di Bekasi
-
Deputy CEO ParagonCorp Masuk Sorotan TIME Magazine, Bawa Kisah Perempuan Indonesia ke Panggung Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.