Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anda Pemakai Mobil Diesel? Simak Tips dan Rahasia Tetap Irit Meski Harga Solar Naik

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 17:07 WIB | Oleh:
Anda Pemakai Mobil Diesel? Simak Tips dan Rahasia Tetap Irit Meski Harga Solar Naik Doc: ANTARA/Ari Bowo Sucipto
Ket. Pengguna kendaraan antre untuk mengisi bahan bakar minyak di SPBU Pertamina di Kota Malang, Jawa Timur.

JAKARTA - Pengguna mobil bermesin diesel perlu lebih cermat agar bisa menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan ketika harga solar naik seperti sekarang.

Saat dihubungi dari Jakarta pada Selasa (5/5), pengamat otomotif Bebin Djuana menyampaikan bahwa efisiensi penggunaan bahan bakar kendaraan dipengaruhi oleh perawatan kendaraan dan kebiasaan pengemudi.

"Jika selama ini kendaraan sudah dipelihara dengan baik dan benar, tentu tidak lagi banyak hal yang perlu diperhatikan," kata lulusan teknik mesin Universitas Trisakti yang punya pengalaman bekerja di beberapa perusahaan otomotif itu.

"Tinggal membuka buku servis di posisi km berapa kendaraan ada sekarang, perhatikan poin-poin pemeliharaan mesin, hal mana yang belum dikerjakan, itulah yang menjadi pokok perhatian," katanya.

Selain kondisi mesin, menurut dia, faktor teknis lain seperti tekanan angin pada ban juga berpengaruh pada tingkat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan.

"Jangan lupa tekanan angin ban disesuaikan dengan petunjuk, yang sudah mengubah velg dan ukuran ban demi gaul perlu dipertimbangkan untuk kembali ke standar kendaraan," kata Bebin.

Menurut dia, penggunaan ban yang tidak sesuai dengan standar pabrikan dapat membuat kendaraan boros BBM.

"Ban dengan ukuran di atas standar (pabrikan) membuat boros BBM, daya pengereman turun. Tekanan ban di bawah standar memboroskan BBM," katanya.

Bebin menyampaikan bahwa gaya berkendara pengemudi berpengaruh pula pada konsumsi bahan bakar kendaraan.

"Yang sering dilupakan gaya mengemudi sangat menentukan boros tidaknya kendaraan. Hindari gaya agresif dan emosional mengemudi. Ingat setiap tetes BBM saat ini sangat mahal," katanya.

Ia menyampaikan bahwa pengguna mobil bermesin diesel bisa menekan konsumsi bahan bakar kendaraan dengan melakukan perawatan rutin, menggunakan komponen sesuai standar pabrikan, serta menerapkan cara berkendara yang baik.

PT Pertamina (Persero) telah mengumumkan pembaruan harga bahan bakar minyak yang berlaku di beberapa wilayah mulai 4 Mei 2026.

Di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, harga BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98) naik menjadi Rp19.900 per liter dari Rp19.400 per liter pada April 2026.

Bahan bakar solar merek Pertamina Dex Series harganya juga naik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.