Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tinjau Sekolah Rakyat Kedung Cowek Surabaya, Mensos Targetkan 18 Titik di Jatim Beroperasi pada Awal Tahun Ajaran Baru 2026/2027

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 15:36 WIB | Oleh:

"Ini adalah bagian dari pengentasan kemiskinan," ucapnya.

Gus Ipul menjelaskan, pada tahun 2025, Sekolah Rakyat menyerap hampir 16 ribu siswa dan tahun ini ditargetkan lebih dari 30 ribu siswa.

"Sehingga tahun ini ada lebih dari 46 ribu siswa Sekolah Rakyat. Tahun depan Insya Allah sudah lebih dari 100 ribu siswa. Tahun berikutnya lagi sudah lebih dari 200 ribu siswa. Tahun 2029 kita harapkan sudah mencapai lebih dari 400 ribu di tahun 2030 nanti," jelasnya.

Sementara untuk proyek pembangunan sekolah yang masih terkendala persoalan administrasi di sejumlah daerah, Gus Ipul menegaskan bahwa setelah administrasi clear dan clean akan diikutsertakan pada pembangunan tahap berikutnya. Misal di wilayah terluar seperti Pulau Natuna dan Sambas yang masih mengalami kendala gagal lelang.

"Yang diprioritaskan yang telah memiliki sekolah rintisan. Bagi yang belum mendapatkan izin, kita sudah simulasi kita titipkan di beberapa titik terdekat," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.