Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Perkuat Diplomasi Pendidikan di Timor Leste dan Pasifik Lewat Beasiswa Indonesian AID

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 18:44 WIB | Oleh:
RI Perkuat Diplomasi Pendidikan di Timor Leste dan Pasifik Lewat Beasiswa Indonesian AID Doc: ANTARA/Humas UI
Ket. Kampus UI.

JAKARTA - Pemerintah Indonesia secara masif memperkuat pengaruh diplomasi pendidikan dan riset di kawasan Asia Tenggara hingga Pasifik Barat melalui skema kerja sama strategis yang mencakup beasiswa, pelatihan, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. 

Langkah tersebut dijalankan oleh Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Dili serta KBRI Manila, dan dipaparkan dalam forum Webinar Series Atdikbud & Wadetap RI-UNESCO.

Dalam siaran pers gabungan KBRI Dili dan Manila yang diterima pada Minggu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili Tasrifin Tahara mengatakan hubungan Indonesia dan Timor-Leste kini diarahkan pada program konkret yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu inisiatif utama adalah pembukaan kelas khusus Fakultas Kedokteran bagi mahasiswa Timor-Leste serta pengembangan program Vocational Sister School untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia negara tersebut.

Tasrifin menambahkan Indonesia tetap menjadi destinasi favorit pelajar Timor-Leste melalui berbagai skema beasiswa, termasuk Kemitraan Negara Berkembang (KNB), Indonesian AID, hingga bantuan dari perguruan tinggi.

“Pada 2025, terdapat 350 penerima beasiswa dari Timor-Leste yang berkuliah di Indonesia,” ujarnya.

Ia menyebutkan saat ini sekitar 1.800 warga Timor-Leste menempuh pendidikan di berbagai kampus di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

“Sering kali kesuksesan kerja sama internasional ditentukan oleh hubungan personal. Diplomasi di meja makan terkadang lebih efektif daripada pertemuan formal,” kata Tasrifin.

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Manila Nina Yulianti mengatakan pihaknya tengah memetakan sistem pendidikan di Palau dan Kepulauan Marshall untuk menjajaki peluang kerja sama baru.

Menurut dia, Indonesia menawarkan program Indonesian AID Scholarship bagi generasi muda di kedua negara untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

Potensi kerja sama lain mencakup pertukaran budaya, beasiswa bagi mahasiswa Pasifik ke universitas-universitas di Indonesia, serta kolaborasi dalam pelestarian bahasa Austronesia.

Sinergi KBRI Dili dan KBRI Manila disebut mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperluas peran pendidikan sebagai instrumen diplomasi lunak di kawasan.

Menurut data UNESCO, sebanyak 59.000 pelajar Indonesia belajar di luar negeri pada 2024. Pada saat yang sama, Indonesia semakin aktif menjadi negara tujuan studi, khususnya bagi negara-negara berkembang di kawasan Asia Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

18 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

33 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.