Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Fokus Pemulihan Pascainsiden Bekasi Timur Layanan Commuter Line Mulai Stabil dan Punctualitas Meningkat

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
KAI Fokus Pemulihan Pascainsiden Bekasi Timur Layanan Commuter Line Mulai Stabil dan Punctualitas Meningkat Doc: Antara
Ket. Sejumlah pelanggan meletakkan karangan bunga di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, sebagai bentuk duka cita pascainsiden tabrakan kereta api pada Senin (27/4/2026) malam yang menewaskan 16 penumpang KRL dan melukai puluhan lainnya, di Bekasi, Minggu (3/5).

Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menegaskan pihaknya fokus pemulihan operasional, pendampingan pelanggan dan keluarga terdampak, serta penguatan keselamatan perjalanan kereta api pascainsiden Bekasi Timur.

"Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga (korban insiden Bekasi Timur), serta menjaga keselamatan ke depan. Kami akan terus hadir dalam setiap proses yang dijalani,” kata Bobby dalam keterangan di Jakarta, Minggu (3/5).

Bobby melakukan peninjauan langsung terhadap operasional perjalanan kereta api, mencakup layanan Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh di lintas Manggarai hingga Bekasi Timur, guna memastikan perjalanan berjalan aman dan semakin terkendali menjelang hari kerja.

Kunjungan dimulai dari Stasiun Manggarai sebagai simpul utama operasional, dilanjutkan menyusuri lintas Bekasi hingga Stasiun Bekasi Timur untuk melihat langsung kondisi perjalanan kereta rel listrik (KRL), kelancaran kereta api jarak jauh, serta layanan pendampingan yang berlangsung di lokasi.

Di Bekasi Timur, perhatian tertuju pada Posko Informasi yang menjadi ruang pendampingan bagi pelanggan dan keluarga.

Peninjauan kemudian berlanjut ke RS Primaya Bekasi Timur dan RS Primaya Bekasi Barat untuk memastikan kondisi pelanggan yang masih menjalani perawatan, sekaligus menyampaikan dukungan secara langsung.

Bobby juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang hadir selama proses penanganan. Di area Stasiun Bekasi Timur, rangkaian bunga dan ungkapan doa dari masyarakat tampak tersusun sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada para pelanggan yang terdampak.

“Kepedulian yang hadir menjadi kekuatan untuk terus melangkah," ujar Bobby.

Sejalan proses pemulihan yang terus berjalan, KAI melakukan pemantauan kondisi pelanggan secara berkala. Per Minggu (3/5) pukul 07.00 WIB, tercatat 81 pelanggan yang dirawat telah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan, sementara 19 pelanggan lainnya masih penanganan lanjutan di rumah sakit.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan pendampingan terus dilakukan agar proses pemulihan berjalan dengan baik.

“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” ujar Anne.

Bagi pelanggan yang telah melakukan pengobatan secara mandiri, KAI menyediakan mekanisme klaim atau reimbursement.

Persyaratan meliputi alat pembayaran yang memuat data perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening. Setelah berkas dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi.

“Proses klaim berlangsung paling lambat 21 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap. Pelanggan akan dihubungi kembali oleh pihak terkait bersama KAI,” tambah Anne.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.