Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AHY: Indonesia Mulai Gunakan Sustainable Aviation Fuel (SAF) pada 2027

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
AHY: Indonesia Mulai Gunakan Sustainable Aviation Fuel (SAF) pada 2027 Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah), Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (kiri), Wakil Menteri Perhubungan Suntana (kanan) memberi keterangan kepada awak media usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan di Jakarta, Kamis (25/6).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan penggunaan Sustainable Aviation Fuel (SAF) pada penerbangan Indonesia mulai diterapkan pada 2027 sebagai transformasi transportasi udara yang rendah emisi.

"Jadi ini tahun 2027 semangatnya adalah kita menggunakan Sustainable Aviation Fuel (SAF), artinya ini sebagai alternatif dari avtur konvensional dan ini jauh lebih bersih," kata AHY saat membuka Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan di Jakarta, Kamis (25/6).

Pemerintah menyiapkan transformasi sektor penerbangan rendah emisi melalui penerapan bahan bakar berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) mulai 2027.

AHY mengatakan transformasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi nasional dengan komitmen pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi karbon sektor transportasi.

Menurutnya, pengembangan sektor penerbangan harus tetap memperhatikan dampak perubahan iklim serta berbagai tantangan lingkungan yang muncul akibat meningkatnya emisi karbon secara global saat ini.

Karena itu, pemerintah menyiapkan berbagai langkah dekarbonisasi untuk sektor penerbangan melalui pengurangan konsumsi energi, konversi sumber energi, dan peningkatan efisiensi pemanfaatan sumber daya nasional.

AHY menjelaskan upaya dekarbonisasi tersebut juga akan menjadi bagian dari penguatan ekosistem kebandarudaraan agar pengembangan sektor transportasi udara berjalan seiring dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penerapan konsep bandara emisi nol bersih yang dinilai realistis untuk diwujudkan melalui berbagai pendekatan infrastruktur dan teknologi ramah lingkungan.

Ia menyebut sejumlah bandara di berbagai negara telah lebih dahulu menerapkan konsep net zero emission sehingga dapat menjadi referensi pengembangan bandara berkelanjutan di Indonesia.

Salah satu langkah yang disiapkan pemerintah adalah penggunaan SAF sebagai alternatif bahan bakar penerbangan yang lebih bersih dibandingkan avtur konvensional saat ini.

AHY mengatakan penggunaan SAF ditargetkan mulai diterapkan pada 2027 sebagai tahap awal transformasi menuju sistem penerbangan nasional yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pada tahap awal, penerapan SAF akan difokuskan untuk satu persen penerbangan internasional yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten; dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Pemerintah berharap implementasi awal tersebut menjadi tonggak penting sebelum penggunaan SAF diperluas secara bertahap pada lebih banyak rute penerbangan internasional maupun domestik mendatang.

AHY menegaskan pengembangan SAF juga diharapkan mampu dilakukan dari hulu hingga hilir di dalam negeri dengan tetap memenuhi standar keberlanjutan dan kualitas Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau International Civil Aviation Organization (ICAO).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.