Inter di Ambang Scudetto, Skandal Wasit Bayangi Serie A

Jumat, 01 Mei 2026, 06:30 WIB

MILAN — Inter Milan hanya tinggal selangkah lagi menuju gelar Serie A musim ini. Namun, momen penentuan itu datang di tengah badai kontroversi perwasitan yang mengancam kredibilitas kompetisi sepak bola tertinggi Italia.

Memimpin klasemen dengan keunggulan 10 poin atas Napoli, Inter cukup meraih satu kemenangan dari empat laga tersisa untuk memastikan Scudetto ke-21, yang akan menjadi gelar ketiga mereka dalam enam musim terakhir.

Ket. Foto: Ilustrasi pemain Inter Milan. — Sumber: AFP

Bahkan, pesta juara bisa terjadi lebih cepat. Jika Napoli takluk di markas Como pada hari Sabtu (2/5), dan AC Milan gagal menang saat menghadapi Sassuolo, maka Inter sudah dapat mengunci gelar sebelum turun menghadapi Parma di San Siro.

Di atas kertas, Parma bukan lawan sepadan karena tak lagi memiliki target musim ini. Namun, hasil imbang kontra Torino pekan lalu, setelah sempat unggul dua gol, menjadi alarm bagi Nerazzurri agar tidak lengah di saat krusial.

Sementara itu, Napoli dan Milan kini lebih realistis memburu tiket Liga Champions. Napoli berpeluang mengamankannya jika mampu mengalahkan Como dan AS Roma gagal meraih kemenangan atas Fiorentina.

Persaingan menuju empat besar juga kian memanas. Como dan Roma terus menekan Juventus yang menempati posisi keempat, dengan Milan sedikit lebih unggul di atasnya.

Sorotan utama justru datang dari luar lapangan. Kepala wasit Serie A dan Serie B, Gianluca Rocchi, kini tengah diselidiki jaksa Milan atas dugaan “kecurangan olahraga”, pelanggaran serius yang dapat berujung hukuman penjara.

Rocchi memilih menangguhkan diri setelah namanya terseret bersama kepala VAR Andrea Gervasoni dan sejumlah ofisial lainnya. Mereka diduga terlibat dalam praktik manipulasi, mulai dari penunjukan wasit hingga intervensi terhadap keputusan berbasis VAR.

Kasus ini juga menyeret wasit Daniele Paterna yang dituduh memberikan kesaksian tidak benar dalam sebuah insiden yang melibatkan tekanan terhadap keputusan handball pada pertandingan musim lalu.

Sejumlah laporan media Italia menyebut adanya dugaan pengaruh terhadap keputusan penting dalam laga-laga krusial, termasuk pertandingan yang melibatkan Inter. Namun hingga kini, penyelidikan masih berfokus pada perangkat pertandingan, tanpa indikasi keterlibatan klub.

Skandal ini menjadi pukulan telak bagi sepak bola Italia, yang sebelumnya sudah berada dalam tekanan setelah kegagalan tim nasional lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Dengan federasi yang juga belum memiliki kepemimpinan definitif hingga akhir Juni, situasi ini memperlihatkan calcio tengah berada di titik rawan, di tengah persaingan sengit menuju garis akhir musim.

Jadwal Pertandingan Serie A (WIB)

Jumat

Pisa vs Lecce — 01.45 WIB

Sabtu

Udinese vs Torino — 21.00 WIB

Como vs Napoli — 23.00 WIB

Atalanta vs Genoa — 01.45 WIB (Minggu dini hari)

Minggu

Bologna vs Cagliari — 17.30 WIB

Sassuolo vs AC Milan — 20.00 WIB

Juventus vs Verona — 23.00 WIB

Inter Milan vs Parma — 01.45 WIB (Senin dini hari)

Senin

Cremonese vs Lazio — 23.30 WIB

AS Roma vs Fiorentina — 01.45 WIB (Selasa dini hari)

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.