Inter Milan Juara Liga Italia, Cristian Chivu Ukir Catatan Sejarah

Senin, 04 Mei 2026, 17:45 WIB

JAKARTA - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, berterima kasih kepada para juru taktik pendahulunya di tim tersebut setelah klubnya menjuarai Liga Italia 2025/2026.

"Pendahulu saya sudah melakukan pekerjaan yang baik sekali," ujar Chivu, dikutip dari laman Inter Milan, Senin (4/5).

Ket. Foto: Pelatih Inter Milan Cristian Chivu (tengah) merayakan keberhasilan timnya menjuarai Liga Italia 2025/2026 seusai mengalahkan Parma 2-0 pada laga di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (3/5) waktu setempat. — Sumber: Inter Milan

Pria asal Rumania itu menyebut, pelatih-pelatih sebelum dirinya berhasil membentuk para pemain Inter sehingga memiliki kualitas seperti sekarang.

"Mereka membuat pemain memiliki pengetahuan terhadap pertandingan. Sebagai pelatih, saya jadi lebih mudah beradaptasi pada setiap laga," tutur Chivu.

Para pemain inilah, dia menambahkan, yang mewujudkan impian Chivu menjuarai Liga Italia sebagai seorang pelatih.

Dia pun bersyukur dengan pencapaian tersebut, apalagi Inter Milan menjalani musim yang naik-turun di liga.

"Kami merasakan kekalahan, tetapi kami dapat bereaksi dan bangkit. Kami fokus dengan target. Saya sangat senang untuk para pemain. Mereka memang harus menikmati momen ini," kata Chivu.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Presiden Inter Milan Giuseppe Marotta menyebut bahwa trofi juara Liga Italia merupakan mimpinya sejak kecil.

Sama seperti Chivu, Marotta pun mengingat jasa presiden Inter Milan di masa lampau seperti Massimo Moratti, Giacinto Facchetti, Ivanoe Fraizzoli dan Steven Zhang.

Dia pun bersyukur pihaknya membuat keputusan tepat dengan merekrut Cristian Chivu sebagai pelatih Inter Milan mulai musim 2025/2026.

"Kami melihat Chivu mempunyai nilai fundamental sebagai pelatih yaitu keberanian," ujar Marotta.

Inter Milan memastikan gelar juara Liga Italia 2025/2026 pada pekan ke-35, di mana mereka mengalahkan Parma dengan skor 2-0 di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, Senin (4/5) dini hari WIB.

Tiga poin dari pertandingan versus Parma membuat Inter memiliki 82 poin di klasemen. Dengan tiga pertandingan tersisa, perolehan poin itu tidak akan terkejar oleh peringkat kedua Napoli yang mengantongi 70 poin.

Itu menjadi gelar ke-21 Inter Milan sepanjang sejarah mereka. Di Liga Italia, trofi juara terbanyak masih dipegang Juventus (36 kali).

Bekuk Parma

Sebelumnya diberitakan, Inter Milan memastikan menjuarai Liga Italia setelah membekuk Parma dengan skor 2-0 pada pekan 35 Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu waktu setempat.

Pada pertandingan ini kemenangan Inter Milan atas Parma hadir berkat gol dari Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan, demikian catatan Serie A.

Kemenangan ini membuat Inter Milan memiliki 82 poin dari 35 pertandingan di posisi pertama klasemen sementara Liga Italia, sudah tidak mungkin terkejar oleh Napoli di tempat kedua dengan tiga laga tersisa.

Di sisi lain, kekalahan membuat Parma tertahan di peringkat 12 klasemen sementara Liga Italia dengan 42 poin dari 35 laga, unggul 14 poin dari zona degradasi.

Parma sebenarnya menciptakan peluang terlebih dahulu melalui peluang Enrico Delprato, namun sundulannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.

Inter berbalik memberikan ancaman lewat sundulan yang dilepaskan Denzel Dumfries, akan tetapi bola melebar dari gawang Parma.

Nerazzuri akhirnya unggul terlebih dahulu pada menit 45+1 melalui gol yang dicetak Marcus Thuram setelah menerima umpan Piotr Zielinski sehingga skor berubah menjadi 1-0.

Memasuki babak kedua, Inter kembali memperagakan permainan menyerang, akan tetapi upaya yang mereka lakukan belum kunjung membuahkan hasil.

Dumfries kembali menciptakan peluang untuk Inter, akan tetapi tendangannya masih melambung jauh di atas mistar gawang Parma.

Inter berhasil menggandakan keunggulan mereka menjadi 2-0 setelah umpan dari Lautaro Martinez dapat dikonversikan menjadi gol oleh Henrikh Mkhitaryan pada menit 80.

Pada waktu yang tersisa, Inter terus berusaha menggempur lini pertahanan Parma, akan tetapi hingga laga usai, skor 2-0 tetap bertahan. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.