Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rekor Tertinggi, Bank Mandiri Sebar Dividen Rp44,47 Triliun, 79% dari Laba Bersih 2025

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 10:50 WIB | Oleh:
Rekor Tertinggi, Bank Mandiri Sebar Dividen Rp44,47 Triliun, 79% dari Laba Bersih 2025 Doc: istimewa
Ket. Jajaran Direksi dan Komisaris Bank Mandiri dalam RUPST di Jakarta, Rabu (29/4). Pemegang saham memutuskan membagikan dividen senilai 44,47 triliun rupiah atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Hal itu menjadi rekor tertinggi tertinggi sepanjang sejarah perseroan.

JAKARTA- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri yang digelar di Jakarta, Rabu (29/4) dalam salah satu agenda rapat menyepakati pembagian dividen senilai 44,47 triliun rupiah atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Hal itu menjadi rekor tertinggi tertinggi sepanjang sejarah perseroan. Keputusan itu diambil bersamaan dengan persetujuan rencana pembelian kembali saham (buyback), perubahan susunan pengurus perseroan, dan beberapa mata agenda RUPST lainnya.

Adapun dividen tersebut bersumber dari laba bersih konsolidasi 2025 sebesar 56,3 triliun rupiah, cerminan kinerja solid yang ditopang fundamental kuat dengan penyaluran kredit tumbuh 13,4 persen year on year (yoy) menjadi 1.895 triliun rupiah dan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 23,9 persen yoy menjadi 2.106 triliun rupiah. 

Dari total dividen tersebut, sebesar 9,3 triliun rupiah telah dibayarkan lebih awal sebagai dividen interim pada 14 Januari 2026, sedangkan sisanya akan didistribusikan kepada pemegang saham pascapenyelenggaraan RUPST. Adapun dividen total per saham (total dividend per share/DPS) atas kinerja tahun buku 2025 bank berkode emiten BMRI ini sebesar 476,95 rupiah per saham, tumbuh dibandingkan DPS tahun buku 2024 senilai 466,18 rupiah per lembar saham.

“Hal ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam menghadirkan nilai optimal bagi negara dan seluruh pemegang saham, tanpa mengurangi kapasitas Bank Mandiri untuk terus tumbuh sebagai institusi keuangan nasional berdaya saing global,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Riduan dalam keterangan resminya, Rabu (29/4).

Di samping itu, dengan harga saham penutupan pada tanggal penyelenggaraan RUPST mencapai 4.430 rupiah per lembar saham, capaian ini setara dengan dividend yield di 10,77 persen, salah satu yang tertinggi di antara emiten perbankan Tanah Air.

“Keputusan pemegang saham hari ini mencerminkan kepercayaan atas fundamental yang kami jaga dan arah pertumbuhan yang kami bangun. Dividen ini sekaligus menjadi wujud tekad kami untuk Melayani Sepenuh Hati, sebagai mitra negara dan bagian dari ekosistem Danantara yang memperkuat kontribusi BUMN bagi masyarakat,” lanjut Riduan.

RUPST juga merestui rencana pembelian kembali saham perseroan dengan nilai sebanyak-banyaknya 1,17 triliun rupiah yang akan dilakukan hingga 12 bulan setelah persetujuan RUPST, yaitu 29 April 2027. Saham hasil buyback akan disimpan sebagai saham treasuri dan dialihkan melalui Program Kepemilikan Saham bagi karyawan, Direksi, dan anggota Dewan Komisaris Non-Independen, sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah itu ditempuh untuk menjaga kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perseroan yang ditopang fundamental solid.

Perubahan Pengurus Perseroan

Pada mata acara lain, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris perseroan. RUPST memberhentikan dengan hormat Muhammad Yusuf Ateh dari jabatan Komisaris Bank Mandiri, sekaligus memberhentikan dan mengangkat kembali Timothy Utama sebagai Direktur Operations Bank Mandiri.

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris perseroan menjadi:

- Komisaris Utama/Independen: Zulkifli Zaini

- Wakil Komisaris Utama: Rudy Salahuddin Ramto*

- Komisaris: Luky Alfirman

- Komisaris: Yuliot

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR RI Prioritaskan Pembaha...
Olahraga
UEFA Tolak Penambahan Peser...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.