Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Pariwisata Lombok Terdongkrak Kampung Internet

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selain membantu promosi, internet menjadi fasilitas penting yang dicari tamu, terutama wisatawan mancanegara yang menginap dalam jangka waktu lama.

Bahkan, sejumlah tamu, bahkan tinggal hingga dua pekan dan membutuhkan koneksi internet untuk berkomunikasi maupun bekerja selama berada di Jeruk Manis.

Sebelum ada fasilitas tersebut, keluhan soal sinyal kerap disampaikan tamu. Kini kondisi itu berbalik, di mana banyak pengunjung menyatakan puas terhadap kualitas layanan penginapan.

“The first, food is so nice. The second, internet is so good, and the third, your service very nice," ujar Nur Rahma. Artinya, Pertama makanannya enak, kedua internetnya baik, dan ketiga pelayananmu sangat baik. Dia menirukan tamunya.

Nur Rahma juga menilai kehadiran internet membantu meringankan biaya operasional, terutama kuota internet. Sebelumnya, kebutuhan koneksi hanya mengandalkan paket data pribadi yang lebih mahal dan kurang stabil dibanding layanan internet yang saat ini ia gunakan.

Bagi warga Desa Jeruk Manis, kehadiran internet memberi manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya membantu promosi wisata dan usaha warga, akses internet juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ketika negara hadir, lewat program Kemkomdigi, dari wilayah yang dulu kesulitan sinyal, Desa Jeruk Manis, kini perlahan tumbuh sebagai tujuan wisata yang semakin dikenal luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.