- Home
-
- Luar Negeri
-
- Militer AS Kembali Serang ...
Militer AS Kembali Serang “Kapal Narkoba” di Samudra Pasifik, Tiga Orang Tewas
Senin, 27 Apr 2026, 11:34 WIBWASHINGTON - Militer AS mengatakan pada hari Minggu (26/4) bahwa tiga orang tewas ketika mereka menyerang sebuah kapal yang "terlibat dalam operasi perdagangan narkoba" di Samudra Pasifik bagian timur.
Serangan terbaru ini -- yang menyusul puluhan serangan serupa dalam beberapa bulan terakhir â menambah jumlah korban tewas dalam kampanye yang dilakukan AS, menjadi setidaknya 185 orang, menurut perhitungan yang dikumpulkan oleh AFP.
Seperti halnya serangan sebelumnya, Komando Selatan militer AS (SOUTHCOM) mengatakan di platform media sosial X, kapal yang diserang "dioperasikan oleh Organisasi Teroris yang Ditunjuk" dan "intelijen mengkonfirmasi bahwa kapal tersebut sedang melintas di sepanjang rute perdagangan narkoba yang dikenal."
Pemerintahan Trump belum memberikan bukti pasti bahwa kapal-kapal yang telah mereka serang sejak September terlibat dalam perdagangan narkoba, sehingga memicu perdebatan tentang legalitas operasi tersebut.
Para ahli hukum dan kelompok hak asasi manusia berpendapat serangan tersebut dapat dianggap sebagai pembunuhan di luar hukum karena tampaknya menargetkan warga sipil yang tidak menimbulkan ancaman langsung bagi Amerika Serikat.
Dalam unggahannya di X pada hari Minggu, SOUTHCOM mengatakan tidak ada pasukan militer AS yang terluka dalam operasi tersebut.
- Kapal Narkoba
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Militer AS Kembali Serang Kapal "Narkoba" di Samudra Pasifik, 4 Orang Tewas
-
Kemensos Siapkan Stimulus Ekonomi Jelang Ramadan
-
Daniel Marthin Harus Jalani Operasi Pada Lutut Kirinya
-
Perpustakaan MPR RI Gelar Literasi Kreatif, Dorong Ruang Kreasi tanpa Batas dan Pemberdayaan
-
James Tolkan, Bintang Film "Top Gun" dan "Back to the Future" Meninggal Dunia di Usia 94 Tahun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.