Perpustakaan MPR RI Gelar Literasi Kreatif, Dorong Ruang Kreasi tanpa Batas dan Pemberdayaan

Kamis, 21 Agu 2025, 13:25 WIB

JAKARTA - Sebagai penggerak literasi di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI, Perpustakaan MPR RI kembali menggelar Literasi Kreatif. Bertajuk ”Membuat Chunky Knit Pillow”, seluruh peserta yang merupakan pegawai Setjen MPR RI ini dilatih untuk teliti dan kreatif.

Kegiatan yang dilaksanakan di Plaza Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8) ini sekaligus menumbuhkan kreativitas, kesabaran, hingga peluang usaha dari keterampilan tangan.

Ket. Foto: Kegiatan literasi kreatif dari Perpustakaan MPR RI dengan membuat Chunky Knit Pillow yang dilaksanakan di Plaza Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8) — Sumber: istimewa

Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah menyampaikan bahwa kegiatan literasi kreatif merupakan bentuk nyata bahwa perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga ruang kreasi, eksplorasi, dan pemberdayaan.

Menurutnya, kegiatan yang dilatih oleh Elvina Taher dari Luang Kreatif Studio ini juga bukan hanya menghasilkan karya, namun juga menjadi sarana melepas penat sekaligus melatih motorik dan daya pikir.

“Merajut itu melatih kesabaran. Kalau tidak sabar, hasilnya tidak akan selesai. Selain itu, dari kegiatan ini muncul inovasi, karena setelah belajar dasar-dasarnya, kita bisa mengembangkan berbagai pola dan produk baru,” ujarnya.

Dari seutas benang, peserta belajar menyusun pola hingga menghasilkan karya yang memiliki nilai seni sekaligus potensi ekonomi.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, bukan hanya melihat hasil akhirnya, tetapi juga proses yang melatih kesabaran, kreativitas, dan daya ingat. Harapannya, kegiatan literasi kreatif bisa berlangsung terus dan berkembang di tahun depan,” ujar perwakilan penyelenggara.

Ia menambahkan, ke depan program ini tidak hanya diperuntukkan bagi karyawati, tetapi juga melibatkan karyawan laki-laki. “Jangan hanya perempuan, tetapi pegawai laki-laki juga bisa terlibat, misalnya dalam kegiatan seperti barista. Itu pasti menarik,” tambahnya.

Selain memberi keterampilan baru, kegiatan literasi kreatif juga dipandang sebagai ilmu yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan bisa menjadi peluang usaha. “Ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi ilmu yang bisa kita pakai dan suatu saat bisa menjadi penghasilan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi MPR RI, Anies Mayangsatri, menyampaikan bahwa kegiatan literasi kreatif ini sekaligus dapat mendayagunakan koleksi yang ada agar lebih dimanfaatkan oleh Pemustakanya dan meningkatkan minat baca serta kunjungan ke Perpustakaan MPR RI.

“Oleh karena itu, kegiatan literasi kreatif akan fokus pada transfer informasi dari buku dengan mengimplementasikan langsung. Dengan demikian, Pemustaka bisa mempraktikan langsung apa yang ada di buku dan mempelajari dari pakarnya langsung,” ujarnya.

Pengalaman Baru

Pegawai dari Poliklinik MPR RI, turut ambil bagian dari kegiatan ini, Jenny Hasianni Octavianty dan Firda Faradillah, mengaku mendapat banyak pengalaman baru dari pelatihan tersebut.

Menurut Jenny, kegiatan merajut memberikan tantangan tersendiri karena membutuhkan kesabaran dan ketelitian tinggi. “Melatih motorik halus, kesabaran, dan ketelitian. Ternyata lebih sulit dari yang dibayangkan, bahkan saya sempat berpikir lebih gampang menyuntik pasien daripada merajut,” ujarnya dengan antusias.

Meski awalnya merasa kesulitan, Jenny mengaku senang akhirnya bisa menghasilkan karya dengan bantuan instruktur. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membuka ruang kreativitas baru.

Senada, Firda menilai pelatihan ini sebaiknya bisa diikuti lebih banyak peserta karena antusiasme pegawai cukup tinggi. “Harapannya pesertanya lebih banyak, soalnya banyak teman yang juga berminat. Kalau bisa, waktunya juga ditambah supaya lebih maksimal,” katanya.

Kegiatan literasi kreatif ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan di lingkungan MPR RI, karena selain memberi keterampilan, juga mampu meningkatkan semangat berkarya di kalangan pegawai.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.