Militer AS Kembali Serang Kapal 'Narkoba' di Samudra Pasifik, 4 Orang Tewas

Kamis, 18 Des 2025, 09:50 WIB

WASHINGTON - Pasukan AS pada hari Rabu (17/12) melakukan serangan terhadap sebuah kapal yang menurut mereka terlibat dalam perdagangan narkoba di Samudra Pasifik, menewaskan empat "teroris narkoba," demikian diumumkan oleh Komando Selatan AS.

Militer AS "melakukan serangan kinetik mematikan terhadap sebuah kapal yang dioperasikan oleh Organisasi Teroris yang Ditunjuk" di Pasifik Timur yang terlibat dalam "operasi perdagangan narkoba," kata Komando Selatan pada tanggal X.

Ket. Foto: Komando Selatan AS merilis video baru yang menunjukkan serangan kinetik mematikan terhadap sebuah kapal yang dioperasikan oleh Organisasi Teroris yang Ditunjuk di perairan internasional pada tanggal 17 Desember 2025, atas arahan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. — Sumber: X/Komando Selatan AS

"Sebanyak empat teroris narkoba laki-laki tewas, dan tidak ada pasukan militer AS yang terluka," tambahnya.

Serangan terbaru ini meningkatkan jumlah korban tewas menjadi 99 orang sejak Amerika Serikat mulai pada bulan September menyerang kapal-kapal yang diduga terlibat perdagangan narkoba di Laut Karibia dan Samudra Pasifik bagian timur.

Presiden AS Donald Trump juga melakukan pengerahan militer besar-besaran di lepas pantai Venezuela, dan minggu ini menyatakan blokade terhadap "kapal minyak yang dikenai sanksi" ke dan dari Caracas.

Langkah-langkah tersebut menambah tekanan yang semakin besar pada Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang mengklaim bahwa kampanye AS bertujuan untuk menggulingkan rezim, bukan untuk menghentikan perdagangan narkoba seperti yang dinyatakan sebelumnya.

  • Kapal Narkoba

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.