Kopka Rico Pramudia Personil UNIFIL RI yang Terluka dalam Serangan di Lebanon Meninggal, Total Empat Pasukan Garuda Gugur

Jumat, 24 Apr 2026, 22:12 WIB

BEIRUT - Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon), pada Jumat (24/4) bahwa anggota pasukan penjaga perdamaian PBB asal Indonesia, Kopral Kepala (Kopka) Rico Pramudia, meninggal di rumah sakit akibat luka yang diderita akibat serangan terhadap pangkalan tempatnya bertugas pada 29 Maret silam. 

“UNIFIL menyesalkan meninggalnya Kopral Rico Pramudia hari ini, yang terluka parah setelah ledakan proyektil di pangkalan tempatnya bertugas di Adchit Al Qusayr pada malam 29 Maret,” kata UNIFIL tersebut dalam sebuah pernyataan.

Ket. Foto: Personil UNIFIL Indonesia, Kopral Kepala (Kopka) Rico Pramudia. — Sumber: Istimewa

Dari The Straits Times, gugurnya Kopka Rico menambah jumlah pasukan penjaga perdamaian yang tewas menjadi enam orang sejak dimulainya perang terbaru antara Israel dan Hizbullah pada 2 Maret, empat di antaranya dari Indonesia. 

Gencatan senjata telah berlaku sejak 17 April.

UNIFIL mengatakan pada saat serangan 29 Maret bahwa satu tentara Indonesia tewas dan satu lainnya terluka.

Investigasi awal oleh PBB menemukan bahwa tentara tersebut tewas akibat tembakan tank Israel.

Keesokan harinya, dua lagi anggota pasukan penjaga perdamaian Indonesia tewas akibat alat peledak rakitan.

Investigasi PBB yang sama menemukan bahwa Hizbullah kemungkinan besar bertanggung jawab.

Indonesia telah mendesak PBB untuk meluncurkan investigasi menyeluruh terhadap kedua insiden tersebut.

Dua tentara Prancis yang bertugas di UNIFIL tewas dalam penyergapan pada 18 April, yang oleh pihak berwenang Prancis dan PBB dituduhkan kepada Hizbullah.

Kelompok tersebut membantah keterlibatannya. 

  • Garuda UNIFIL

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.