PSG Dihantui Cedera Vitinha Jelang Semifinal Liga Champions
Kamis, 23 Apr 2026, 00:45 WIBPARIS â Paris Saint-Germain menghadapi ketidakpastian jelang laga krusial semifinal Liga Champions. Pelatih Luis Enrique mengaku belum bisa memastikan kondisi gelandang andalannya, Vitinha, yang diragukan tampil melawan Bayern Munich.
Vitinha dipastikan absen dalam laga Ligue 1 kontra Nantes akibat mengalami peradangan pada tumit. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, mengingat perannya yang vital sebagai pengatur tempo permainan PSG sepanjang musim.
âKami akan mengambil pendekatan yang tenang dan terukur untuk melihat bagaimana pemain yang cedera bisa kembali. Tapi saya belum tahu,â ujar Luis Enrique saat ditanya peluang Vitinha tampil pada leg pertama semifinal pekan depan di Parc des Princes.
Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan pentingnya manajemen kondisi fisik skuad di fase akhir musim. âKami harus mengelola cedera kecil Vitinha. Beberapa pemain juga mulai kelelahan atau mengalami gangguan ringan,â tambahnya dalam wawancara dengan PSGTV.
Jika Vitinha tidak pulih tepat waktu, posisinya di lini tengah kemungkinan akan diisi oleh Fabian Ruiz. Gelandang asal Spanyol tersebut baru saja kembali bermain setelah absen panjang akibat cedera lutut.
Musim lalu, Ruiz menjadi bagian penting dari trio lini tengah bersama Vitinha dan Joao Neves yang mengantar PSG meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub, sekaligus menjuarai Ligue 1. Namun, Luis Enrique menegaskan bahwa pemain berusia 30 tahun itu masih membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaik.
âFabian Ruiz butuh lebih banyak pertandingan dan menit bermain untuk memulihkan kebugarannya,â tegasnya, meski mengaku senang melihat kontribusi awal sang pemain saat tampil sebagai pengganti dalam kekalahan 1-2 dari Lyon akhir pekan lalu.
Di tengah upaya mempertahankan performa musim lalu, Luis Enrique tetap menuntut peningkatan dari seluruh pemainnya. Ia juga menyinggung absennya talenta muda Senegal, Ibrahim Mbaye, dalam laga terakhir.
âSetiap menit bermain di PSG harus terasa istimewa. Saya tidak menyesal soal Mbaye, tapi semua pemain harus benar-benar siap. Dia siap, tetapi saya mengharapkan lebih dari semuanya,â ujarnya.
PSG kini juga fokus menjaga peluang di kompetisi domestik. Kemenangan atas Nantes akan membawa mereka unggul tiga poin dari pesaing kejutan, Lens, dengan lima pertandingan tersisa di Ligue 1.
Namun, perhatian utama tetap tertuju pada kondisi Vitinha. Kebugaran sang gelandang bisa menjadi faktor penentu dalam ambisi PSG melangkah ke final Liga Champions musim ini.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Paris Saint-Germain Raih Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun
-
Liga Champions, Gulung Muenchen, PSG Tantang Arsenal di Final, Berpeluang Juara Lagi
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Preview Munchen Vs PSG Leg ke-2 Kamis Dini Hari, Laga Gila Final Kepagian
-
Reformasi PSG di era Luis Enrique Berbuah Manis sebagai Kampiun Eropa
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.