Pertamina dan BPH Migas Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi untuk Nelayan di Bangka Belitung.

Senin, 13 Jul 2026, 10:00 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bersama BPH Migas memperkuat pengawasan pendistribusian BBM bersubsidi kepada nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi tersebut berjalan tepat sasaran.

"BPH Migas terus memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi, termasuk bagi sektor perikanan, melalui aplikasi XSTAR," kata Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho dalam keterangan pers yang diterima  di Pangkalpinang, Senin.

Ket. Foto: Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho (tengah) saat memantau pendistribusian BBM bersubsidi kepada nelayan di Kabupaten Bangka. — Sumber: Antara Foto

Ia mengatakan untuk memastikan pendistribusian BBM bersubsidi nelayan tepat sasaran, BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan melaksanakan kunjungan sekaligus pengawasan penyaluran BBM bersubsidi di SPBU Nelayan 28.115.01, Kabupaten Bangka.

Dalam kegiatan pemantauan langsung tersebut, BPH Migas melihat langsung proses penyaluran BBM subsidi kepada nelayan, mulai dari mekanisme verifikasi hingga penyaluran di SPBU Nelayan di Kabupaten Bangka tersebut.

Ia menjelaskan bahwa BPH Migas terus memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi, termasuk bagi sektor perikanan, melalui aplikasi XSTAR. Melalui aplikasi tersebut, kelompok nelayan mengajukan permohonan surat rekomendasi kepada Dinas Kelautan dan Perikanan setempat untuk memperoleh alokasi BBM bersubsidi, yang selanjutnya diajukan kepada BPH Migas untuk dilakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Mekanisme ini menjadi bagian dari upaya BPH Migas untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan lebih akuntabel, tepat sasaran, dan diterima oleh nelayan yang berhak," katanya.

Ia mengimbau para nelayan agar menggunakan BBM bersubsidi secara bijak dan sesuai peruntukannya sehingga manfaat subsidi dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang berhak.

"Kami mengimbau seluruh nelayan penerima BBM bersubsidi agar memanfaatkan BBM tersebut secara bijak dan sesuai peruntukannya. Dengan penyaluran yang tepat sasaran, diharapkan roda perekonomian di Bangka Belitung dapat terus bergerak serta mendukung mata pencaharian nelayan setempat," katanya.

Ia menambahkan, kedepannya BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan BBM subsidi agar penyalurannya sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan BPH Migas dan benar-benar dimanfaatkan sebagaimana mestinya," tambahnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa Pertamina mendukung penuh pengawasan yang dilakukan BPH Migas sebagai regulator dalam memastikan subsidi energi tersalurkan kepada masyarakat yang berhak.

"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen menjaga ketersediaan stok dan memastikan distribusi BBM bersubsidi kepada nelayan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Sinergi bersama BPH Migas melalui pengawasan langsung di lapangan serta implementasi sistem berbasis digital seperti aplikasi XSTAR, menjadi langkah penting dalam mewujudkan penyaluran BBM subsidi yang semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran," ujar Rusminto.

Ia menambahkan Pertamina akan terus memperkuat koordinasi dengan BPH Migas, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi sektor perikanan, khususnya nelayan yang menjadi salah satu kelompok penerima subsidi.

"Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM bersubsidi sesuai peruntukan dan ketentuan yang berlaku. Apabila masyarakat mengetahui adanya dugaan penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135," katanya.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

Kabut asap batasi jarak pandang di Sungai Kapuas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.