- Home
-
- Luar Negeri
-
- Berminggu-minggu Terjebak,...
Berminggu-minggu Terjebak, Dua Kapal Pesiar Berhasil Melewati Selat Hormuz
Rabu, 22 Apr 2026, 04:33 WIBDOHA - Dua kapal pesiar melewati Selat Hormuz selama akhir pekan dalam periode singkat ketika jalur air tersebut terbuka untuk lalu lintas kapal, menurut operator kapal asal Jerman.
Dari The New York Times, kedua kapal, Mein Schiff 4 dan Mein Schiff 5, keduanya hanya memiliki awak kapal yang minim dan tanpa penumpang, "berhasil" meninggalkan wilayah tersebut, kata operator perjalanan, TUI Cruises. Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (19/4), perusahaan tersebut mengatakan bahwa kapal-kapal tersebut telah terjebak di Teluk Persia dalam beberapa minggu terakhir, karena Iran membatasi lalu lintas melalui selat tersebut sebagai tanggapan terhadap serangan AS dan Israel.
âPelayaran tersebut berlangsung berdasarkan koordinasi dan persetujuan yang relevan dari pihak berwenang, dengan cara yang terkendali dan dengan pertimbangan cermat terhadap situasi keamanan,â kata pernyataan itu. TUI Cruises, yang berbasis di Hamburg, tidak menanggapi permintaan rincian tentang bagaimana kapal-kapal tersebut mendapatkan pelayaran yang aman.
Kedua kapal tersebut menuju Cape Town, Afrika Selatan, di mana mereka akan kembali ke jadwal reguler mereka, kata perusahaan itu. Pelayaran Mein Schiff 4 dari Trieste, Italia, yang berangkat pada 17 Mei, dan pelayaran Mein Schiff 5 dari Iraklion, Yunani, yang berangkat pada 15 Mei, yang keduanya telah dibatalkan, akan tetap berjalan sesuai rencana, dan pemesanan penumpang akan diaktifkan kembali secara otomatis, kata operator perjalanan tersebut.
Kapal-kapal tersebut termasuk di antara sejumlah kecil kapal yang berhasil menyeberangi Selat Hormuz selama akhir pekan dalam periode singkat ketika otoritas Iran menyatakan bahwa selat tersebut terbuka. Iran kemudian mengubah haluan, setelah Presiden Trump mengatakan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di wilayah tersebut akan berlanjut.
Dalam beberapa minggu terakhir, 1.600 atau lebih kapal telah terjebak di perairan sekitar Selat Hormuz, setelah AS dan Israel menyerang Iran, yang menyebabkan gangguan besar pada arus lalu lintas melalui jalur air yang penting tersebut. Sangat sedikit kapal yang dioperasikan oleh perusahaan Eropa atau AS yang mampu melewati selat tersebut karena risiko ranjau laut dan serangan dari Iran.
Wybcke Meier, kepala eksekutif TUI Cruises, mengucapkan terima kasih kepada para kapten dan awak dari dua kapal yang terdampar tersebut. âBeberapa minggu terakhir telah menghadirkan tantangan luar biasa bagi kita semua,â katanya dalam sebuah pernyataan.
- Perang Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Laporan: Pesawat Kuno F-5 Iran Berhasil Terobos dan Membom Pangkalan AS di Kuwait pada Masa Awal Perang
-
Trump Batalkan Keberangkatan Delegasi AS ke Pakistan untuk Pembicaraan Gencatan Senjata dengan Iran
-
Pakistan Kerahkan Jet Tempur dan Sistem Pertahanan Udara untuk Hadapi Serangan Iran terhadap Arab Saudi
-
Direktur Iintelijen AS Tulsi Gabbard Mengundurkan Diri setelah Masa Jabatan Penuh Gejolak
-
Iran Menetapkan 'Garis Merah' Hak Perkaya Uranium di Tengah Ketegangan dengan Trump
-
KTT Trump-Xi Gagal Capai Terobosan dalam Perang Iran
-
Jika Diserang Iran Dapat Perkaya Uranium ke Tingkat Pembuatan Senjata Nuklir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.