Ditargetkan Bisa Kurangi 30 Persen Sampah Masuk ke TPA Winongo, Ini yang Dilakukan Pemkot Madiun

Rabu, 05 Agu 2026, 00:15 WIB

MADIUN - Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur menargetkan bisa mengurangi produksi sampah hingga 30 persen yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA) Winongo melalui program kampanye pilah sampah dari rumah yang telah dicanangkan.

"Saat ini sampah yang masuk ke TPA Winongo sekitar 120 ton per hari. Dengan program ini kami harapkan 30 persen sudah bisa dikurangi di tingkat masyarakat," ujar Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Madiun Feti Indriani di Madiun, Selasa.

Ket. Foto: Warga Kelurahan Nambangan Lor Kota Madiun, Jatim mulai melakukan pilah sampah dari rumah, yang memilah sampah organik, anorganik, residu, dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dari rumah. — Sumber: Antara foto/HO-Diskominfo Kota Madiun

Menurut dia, dengan kampanye pilah dari rumah, sampah tidak lagi langsung dibuang. Tetapi wajib dipilah dulu sesuai jenisnya, yakni sampah organik, anorganik, residu, dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Untuk sampah organik sebisa mungkin untuk dimanfaatkan kembali menjadi kompos, misalnya. Sementara sampah anorganik seperti botol dan kantong platik juga dimanfaatkan untuk didaur ulang atau paling tidak dijual.

"Artinya, sampah yang masuk ke TPA hanya sampah residu yang benar-benar sudah tak bisa dimanfaatkan lagi," katanya.

Ia menjelaskan program pilah sampah dari rumah tentu dilakukan secara bertahap karena kondisi tiap RT yang berbeda. Ada RT yang sudah memiliki alat dan lahan untuk pengelolaan sampah. Sebaliknya ada yang masih benar-benar baru.

Karena itu, lanjutnya, petugas DLH juga terus melakukan pendampingan, baik ke masyarakat maupun petugas Pendekar Hijau di tiap RT dan kelurahan agar kampanye program tersebut berjalan optimal dalam pengelolaan sampah kota.

Selain itu, petugas DLH juga masih melakukan pengambilan sampah dari masyarakat. Namun, dengan penjadwalan. Untuk sampah anorganik dijadwalkan pengambilan pada hari Kamis dan Minggu. Selain itu merupakan pengambilan untuk sampah organik yang belum terolah meski sudah dipilah.

Pemkot Madiun telah meluncurkan program kampanye pilah sampah dari rumah sebagai upaya pengelolaan sampah di wilayahnya guna mewujudkan bebas masalah sampah tercapai di tahun 2027 atau zero waste 2027.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.