Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

LVRI Latih Guru di Kalsel Jadi Sosialisator Nilai Juang 1945

📅 Senin, 20 Apr 2026, 12:16 WIB | Oleh:
LVRI Latih Guru di Kalsel Jadi Sosialisator Nilai Juang 1945 Doc: Antara Foto
Ket. Dewan Pengurus Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menggelar pelatihan sosialisator Jiwa Semangat dan Nilai-Nilai Juang 1945 (JSN 45) bagi tenaga kependidikan se-Kalsel di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (20/4).

Dewan Pengurus Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menggelar pelatihan sosialisator Jiwa Semangat dan Nilai-Nilai Juang 1945 (JSN 45) bagi tenaga kependidikan di Kalimantan Selatan guna membekali kemampuan teknis guru dalam mensosialisasikan nilai kebangsaan di sekolah.

"Pelatihan tersebut dirancang tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi juga keterampilan praktik agar peserta mampu menjadi sosialisator di lingkungan pendidikan,” kata Wakil Ketua Umum II DPP LVRI Marsdya TNI (Purn) Wresni Wiro setelah pembukaan Pelatihan Sosialisator JSN 45 di Banjar, Kalsel, Senin.

Ia menyebut pelatihan berlangsung pada 20–25 April 2026 dengan melibatkan 32 peserta, enam pelatih dari DPP LVRI, serta panitia daerah, sehingga total personel mencapai 42 orang.

“Materi yang diberikan mencakup pedoman pewarisan JSN 45, sejarah perjuangan kemerdekaan, Pancasila dan UUD 1945, hingga teknik diskusi dan praktik sosialisasi,” ucapnya.

Selain pembelajaran teori, peserta mengikuti praktik berupa diskusi kelompok kecil hingga besar serta simulasi penyampaian materi kepada siswa.

“Peserta dibekali kemampuan agar dapat menjelaskan dan mensosialisasikan nilai-nilai kejuangan secara efektif di sekolah,” ujar Wresni.

Dalam pelatihan, penilaian dilakukan melalui pre-testpost-test, evaluasi praktik, serta umpan balik guna memastikan capaian pembelajaran secara kognitif, afektif, dan psikomotorik.

LVRI menargetkan peserta menjadi sosialisator aktif yang mampu mengimplementasikan materi pelatihan secara berkelanjutan di satuan pendidikan masing-masing.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Kalsel Adi Santoso mengatakan pelatihan ini memperkuat kompetensi tenaga pendidik dalam mendukung pembelajaran berbasis karakter.

Menurut dia, peningkatan kapasitas guru menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan pendidikan, khususnya dalam mengintegrasikan nilai kebangsaan ke dalam proses belajar mengajar.

“Para peserta merupakan tenaga pendidik dari kepala sekolah tingkat lanjutan atas, jadi terbatas ya. Harapannya, semua materi yang disampaikan bisa dilanjutkan untuk program-program pemantapan nilai-nilai 45 di kalangan anak remaja di Kalimantan Selatan,” ujar Adi Santoso.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Tujuan Wisata Kawasan Belit...
Olahraga
Piala Dunia, Iran Lawan Sel...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan...
Megapolitan
Pembangunan Bogor Akan Mend...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp75.750/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.